Telan 1300 Korban Jiwa, Apakah Penyebab Cuaca pnas Ekstrem di Eropa?

Telan 1300 Korban Jiwa, Apakah Penyebab Cuaca pnas Ekstrem di Eropa?

--

- Heat Dome (Kubah Panas):

Fenomena ini memerangkap udara panas menyengat langsung dari Gurun Sahara dan kemudian menahannya di tas Eropa Barat layaknya oven raksasa.

- Faktor Perubahan Iklim:

WHO menyatakan Eropa memanas 2x lebih cepat dari rata-rata global akibat krisis iklim global.

BACA JUGA:Kembali Memanas! Rekaman Rahasia Giorgio Pesta Liar di Klub Malam Bocor, Siapa Sosok Cantik di Sebelahnya?

Apakah Indonesia akan kena imbas?

Menurut BMKG, secara geografis, Indonesia punya kemungkinan yang sangat kecil terkena gelombang panas (heatwave) ekstrem seperti di Eropa.

Hal ini dikarenakan Indonesia adalah negara kepulauan yang dikelilingi oleh Laut luas.

Karakteristik ini memberikan kelembapan tinggi dan angin laut yang berfungsi sebagai pendingin alami, mencegah terbentuknya kubah panas yang statis.

Heatwave umumnya terjadi di wilayah-wilayah belahan bumi utara/ selatan dengan daratan luas (kontinental).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait