Libur Lebaran Usai, Jakarta Kembali Macet di Sejumlah Titik

Libur Lebaran Usai, Jakarta Kembali Macet di Sejumlah Titik

Jakarta macet--ist

Radarpena.co.id -  Kemacetan kembali mewarnai sejumlah ruas jalan utama di Jakarta pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, Senin 30 Maret 2025. Salah satu titik yang terdampak adalah Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, yang dipadati kendaraan sejak pagi hari.

Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 08.00 WIB, arus lalu lintas di sepanjang Jalan Daan Mogot terlihat padat merayap. Kepadatan mulai terjadi sejak persimpangan Jalan Sumur Bor, Cengkareng, akibat tingginya volume kendaraan yang melintas.

Titik kemacetan terparah menuju arah Jakarta terpantau berada di lampu merah Cengkareng. Setelah melintasi titik tersebut, kendaraan masih harus merayap di kawasan Jembatan Baru hingga Jembatan Gantung.

Kemacetan bahkan mengular hingga sekitar 500 meter di sekitar Halte Jembatan Gantung. Kondisi ini dipicu oleh tersendatnya arus kendaraan di area putaran balik menuju Cengkareng. Namun, setelah melewati titik tersebut, lalu lintas kembali relatif lancar.

Kepadatan kembali terjadi di kawasan Halte Jelambar, Grogol Petamburan, hingga persimpangan menuju Jalan Latumeten. Selain itu, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terlihat memasuki jalur bus Transjakarta, yang berdampak pada terhambatnya laju bus.

Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi di wilayah Jakarta Timur. Arus lalu lintas di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, kembali dipadati kendaraan hingga menyebabkan antrean panjang.

Pada Senin pagi, yang merupakan hari pertama aktivitas kerja setelah libur panjang Lebaran 2026, kemacetan terpantau di sejumlah ruas utama. Salah satunya di Jalan Basuki Rachmat yang mengarah ke Jalan Raya Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan kendaraan memenuhi badan jalan sejak pagi hari. Arus lalu lintas bergerak lambat dengan kondisi padat merayap.

Dominasi kendaraan pribadi dan sepeda motor terlihat seiring kembali normalnya aktivitas masyarakat usai libur Idul Fitri. Peningkatan volume kendaraan dari arah Bekasi menuju kawasan perkantoran di Tebet hingga Mega Kuningan turut memperparah kondisi.

Ruas jalan tersebut memang dikenal sebagai salah satu jalur utama bagi para pekerja dari wilayah penyangga menuju pusat bisnis di Jakarta.

Meski demikian, banyak pengendara tetap memilih jalur tersebut karena dianggap lebih cepat dibandingkan rute alternatif lainnya. *

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: