Buka Rekrutmen 1.000 Personel Damkar, Gubernur Pramono Anung: Warga Ber-KTP Jakarta Jadi Prioritas

Buka Rekrutmen 1.000 Personel Damkar, Gubernur Pramono Anung: Warga Ber-KTP Jakarta Jadi Prioritas

Gubernur Jakarta Pramono Anung-cahyono-radarpena.co.id Disway group

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera membuka rekrutmen besar-besaran untuk 1.000 personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa warga ber-KTP DKI akan menjadi prioritas utama dalam proses seleksi.

 

"Ya tentunya prioritas utama adalah warga Jakarta," ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis, 7 Agustus 2025.

 

Meski demikian, Pramono yang akrab disapa Mas Pram tetap membuka pintu bagi pelamar dari luar Jakarta. Menurutnya, Jakarta adalah kota yang inklusif dan terbuka bagi siapa pun.

 

BACA JUGA:Ide Kreatif Ubah Kantor Jadi Merah Putih, Sambut 17 Agustus dengan Meriah dan Bikin Heboh

"Jakarta ini kan kota terbuka. Nggak boleh kemudian membatasi siapapun," tegas politisi PDI Perjuangan sekaligus mantan Menteri Sekretaris Kabinet itu.

 

Pendaftaran Online

Menanggapi isu pungutan liar dalam proses rekrutmen, Mas Pram dengan tegas membantahnya. Ia menekankan bahwa seluruh tahapan pendaftaran dilakukan secara daring untuk menjamin transparansi.

 

"Gak benar itu, gak ada (pungli), karena pendaftarannya aja pakai online," jelasnya.

 

Lebih lanjut, Pramono mengatakan proses perekrutan sepenuhnya diserahkan kepada Dinas Gulkarmat. Namun, untuk tahap finalisasi, keputusan tetap berada di tangan dirinya dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

 

"Saya terus terang memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Damkar," ujarnya.

BACA JUGA:Pengumuman! Dana Bansos Tak Diambil 3 Bulan Bakal Diambil Negara

 

Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, menyambut baik langkah Pemprov membuka rekrutmen 1.000 formasi untuk Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PJLP) Gulkarmat.

Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar rekrutmen sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

 

"Seluruh tahapan rekrutmen harus dilakukan secara terbuka dan akuntabel agar tidak memunculkan kecurigaan maupun persepsi negatif di masyarakat," tegas Mujiyono.

 

Ia juga menyoroti pentingnya memenuhi kebutuhan pengemudi armada pemadam kebakaran yang diwajibkan memiliki SIM B1.(CAHYONO)

 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait