Tragis! Pegawai Kemlu Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Kepala Dililit Lakban
Lokasi penemuan jenazah pegawai Kemlu-cahyono-Dok Polres Jakpus
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Sebuah tragedi mengejutkan terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Seorang pria berinisial ADP (39) yang diketahui sebagai pegawai Kementerian Luar Negeri (Kemlu) ditemukan tewas secara mengenaskan di kamar kosnya, dengan kepala tertutup lakban dan tubuh dibungkus selimut.
Peristiwa itu terjadi di Guest House Gondangdia, Jalan Gondangdia Kecil No. 22. Jasad korban ditemukan pada Selasa pagi, pukul 08.00 WIB, setelah warga mencurigai sesuatu yang tidak biasa dari kamar korban.
BACA JUGA:Viral! Anak Pejabat Polisi Bersama Wanita Terlibat Tabrak Lari Pakai Mobil Patroli Propam
Kepala Terikat Lakban, Tertutup Selimut
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, membenarkan penemuan mayat pria asal Yogyakarta tersebut.
“Benar, pagi tadi kami menerima laporan dari warga terkait penemuan seorang pria meninggal dunia di kamar kos kawasan Gondangdia. Korban adalah pegawai Kemenlu,” ujar Susatyo.
Menurutnya, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban ditemukan dalam kondisi kepala dililit lakban dan terbaring di atas kasur, tertutup selimut.
“Korban berada di kamar nomor 105. Saat ditemukan, tubuhnya sudah tak bernyawa,” lanjut Susatyo.
Unit Reskrim Polsek Menteng bersama tim dari Polres Jakarta Pusat langsung bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
BACA JUGA:Usai Ikut KTT BRICS, Tarif Impor Indonesia ke AS Dinaikan 32%, DPR Minta Pemerintah Bersikap
Polisi juga telah mengamankan beberapa rekaman CCTV dan mengumpulkan barang bukti yang ada di lokasi.
“Kami masih mendalami motif dan kronologi kematian. Sejumlah saksi telah kami mintai keterangan,” ujar Kapolres.
Sementara itu, jasad ADP telah dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan otopsi demi mengungkap penyebab pasti kematian.
Penemuan jasad korban membuat warga sekitar kosan heboh, mengingat lokasi berada di kawasan padat penduduk. Beberapa penghuni kost mengaku tidak menyangka tragedi tragis itu terjadi di lingkungan mereka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: