Cerita Horor Pasar Setan Gunung Lawu, Kisah Nyata di Antara Kabut dan Misteri

Cerita Horor Pasar Setan Gunung Lawu, Kisah Nyata di Antara Kabut dan Misteri

Gunung Lawu dengan puncaknya yang menjulang tinggi, bukan hanya magnet bagi para pendaki yang ingin menaklukkan ketinggian. -Youtube-Skepnostik

Kini terdengar seperti ada yang berjalan mengelilingi tenda kami, langkahnya terasa berat dan menyeret. 

Tiba-tiba, suara tawa seorang wanita terdengar tepat di atas tenda, tawa itu melengking, dingin, dan sangat menusuk telinga. 

Suaranya bukan seperti tawa manusia biasa, melainkan tawa yang penuh dengan ejekan dan kekosongan.

Dalam kegelapan, Rian merasakan hawa dingin yang menusuk. Bukan dingin dari alam, melainkan dingin yang terasa menempel di kulit, seolah ada sesuatu yang tak terlihat sedang berada sangat dekat. 

Kemudian, sebuah suara membisikkan nama.

"Riaann..."

Suaranya lembut, merdu, namun penuh ancaman, ia tahu, ini adalah pancingan yang diceritakan para pendaki. Jika menjawab, Rian akan terperangkap. 

BACA JUGA:Cerita Horor Kos Murah Rego Nyowo Malang, Kisah Nyata Pemujaan Alira Sesat!

BACA JUGA:Jangan Coba-Coba! Kisah Nyata di Balik 'Tantangan 3 Pagi' yang Membuka Pintu Dunia Lain

Rian mencoba untuk menahan diri, menutup telinga, dan membaca doa dalam hati. Namun, suara itu tidak berhenti. Giliran Gilang dan Tika yang kini mendengar nama mereka dipanggil.

"Gilaang... beli daganganku..."

"Tikaa... mau bunga ini?"

Mereka bertiga hanya bisa menahan napas, berusaha untuk tidak mengeluarkan suara sedikit pun. K

Mereka tidak tahu berapa lama kami bertahan dalam ketakutan itu. Suara-suara di luar tidak berhenti. 

Hanya bisa menunggu, berharap fajar segera datang. Saat fajar pertama kali menyingsing, suara-suara itu perlahan mereda dan menghilang. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait