Cerita Horor! Rumah Setan Surabaya, Teror Mistis Menimpa Satu Keluarga, Kisah Bahagia Berubah Jadi Kelam
Ilustrasi: Rumah mewah tua bergaya kolonial Belanda memiliki kisah mistis yang meneror satu keluarga di Surabaya--Gemini AI
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Keluarga Wijaya adalah potret sempurna dari kebahagiaan.
Pak Rahmat, seorang arsitek sukses, istrinya Bu Rina, guru TK yang lembut, dan dua anak mereka, Rendi (15) dan Dinda (10), baru saja pindah ke sebuah rumah tua di Surabaya.
Rumah itu besar, bergaya kolonial, dengan pilar-pilar kokoh dan jendela-jendela besar.
Dibeli dengan harga yang jauh di bawah pasaran, mereka yakin telah menemukan "harta karun" impian.
BACA JUGA:4 Kisah Nyata Sopir Ambulans yang Bikin Merinding, Cerita Horor Singkat di Balik Kemudi
BACA JUGA:Kisah Nyata! Cerita Horor Pengalaman Diteror Genderuwo di Tengah Silahturahmi Kakek-Nenek
Awalnya, semua terasa normal, bahkan menyenangkan, Dinda senang bermain petak umpet di taman belakang yang luas, dan Rendi antusias menata kamarnya di lantai dua.
Hari-hari di lalui dengan bahagia dan penuh keceriaan di rumah tersebut. Namun semua berubah sebulan setelah mereka menempati rumha tersebut.
Di suatu malam, suara langkah kaki berat terdengar jelas di loteng, tepat di atas kamar Rendi.
"Ayah, ada yang jalan di atas!" teriak Rendi.
Pak Rahmat tersenyum, "Mungkin tikus, Nak. Lotengnya sudah lama kosong." Namun, suara itu terlalu teratur untuk seekor tikus.
Beberapa malam kemudian, teror mulai menargetkan Bu Rina.
Saat sedang sholat tahajud, ia merasakan hawa dingin menusuk dan bau anyir yang kuat.
Ketika membuka mata, ia melihat sesosok bayangan hitam tinggi di sudut ruangan, hanya berdiri mematung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: