Cerita Horor Pasar Setan Gunung Lawu, Kisah Nyata di Antara Kabut dan Misteri
Gunung Lawu dengan puncaknya yang menjulang tinggi, bukan hanya magnet bagi para pendaki yang ingin menaklukkan ketinggian. -Youtube-Skepnostik
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Gunung Lawu dengan puncaknya yang menjulang tinggi, bukan hanya magnet bagi para pendaki yang ingin menaklukkan ketinggian.
Di balik keindahan alamnya, tersimpan sebuah cerita horor legendaris yang tak pernah usang dimakan waktu, yakni Pasar Setan.
Sebagai seorang pendaki yang telah menjelajahi berbagai gunung di Jawa, saya selalu menganggap kisah-kisah ini sebagai bumbu penyedap perjalanan, sampai akhirnya Rian sendiri yang menjadi bagian dari cerita itu.
BACA JUGA:Cerita Horor Menyeramkan! Misteri Kelam Hutan Aokigahara Jepang, Bisikan di Balik Pohon
BACA JUGA:Kisah Nyata! Cerita Horor Pengalaman Diteror Genderuwo di Tengah Silahturahmi Kakek-Nenek
Namanya Rian dan pengalaman itu terjadi beberapa tahun lalu saat ia bersama dua orang teman, Gilang dan Tika, mendaki Gunung Lawu via jalur Candi Cetho.
Sejak awal pendakian, mereka sudah disambut dengan pemandangan yang memukau, namun juga aura mistis yang begitu kental.
Di pos-pos awal, para pendaki lain saling berbagi cerita, dan tak ada satu pun yang luput dari pembahasan tentang Pasar Setan.
Konon, Pasar Setan ini adalah sebuah dimensi lain yang dihuni oleh makhluk-makhluk tak kasat mata.
Mereka bisa menarik para pendaki yang lengah, dan barangsiapa yang menjawab panggilan mereka, ia akan selamanya tersesat.
Mereka layaknya anak muda masa kini, hanya menertawakan kisah itu, "Paling juga halusinasi karena kurang tidur," ujar Gilang dengan nada meremehkan.
Perjalanan mereka berjalan lancar hingga malam tiba dan memutuskan untuk mendirikan tenda di sekitar pos 5.
Udara malam itu sangat dingin, dan kabut tebal mulai turun, menyelimuti seluruh area tenda.
Saat mereka sedang asyik bercerita di dalam tenda, Tika tiba-tiba terdiam dan mengucap "Kalian dengar sesuatu?" tanyanya dengan suara pelan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: