Cara Mudah Menghitung Masa Subur pada Wanita, Cocok untuk Program Hamil atau KB Alami

Cara Mudah Menghitung Masa Subur pada Wanita, Cocok untuk Program Hamil atau KB Alami

Ilustrasi kehamilan-Unsplash/ Laura Ohlman-

Beberapa aplikasi bahkan kasih saran waktu terbaik untuk berhubungan jika kamu sedang program hamil. Meski praktis, kamu tetap harus rajin mencatat tanggal menstruasi supaya datanya akurat, ya!

BACA JUGA:Mengenal 10 Tanda-Tanda Kehamilan yang Umum Dialami Perempuan

BACA JUGA:10 Makanan dan Minuman Alami yang Ampuh Melancarkan Haid, Tubuh Lebih Sehat!

3. Kenali Dua Fase Penting dalam Siklus Ovulasi

Siklus ovulasi terbagi jadi dua fase:

  • Fase folikular: dimulai dari hari pertama haid hingga ovulasi. Durasi fase ini bisa bervariasi tergantung kondisi tubuh.
  • Fase luteal: dari ovulasi hingga haid berikutnya. Umumnya berlangsung 12–16 hari.

Fase kedua ini biasanya lebih konsisten dibanding yang pertama.

4. Cek Tanda-Tanda Tubuh Saat Masa Subur

Tubuh kita sebenarnya cukup “bicara” saat masa subur datang. Ini beberapa sinyal yang bisa kamu rasakan:

  • Lendir serviks berubah: jadi lebih jernih, licin, dan elastis – mirip putih telur.
  • Suhu tubuh basal naik: sekitar 0,4–0,8°C. Ukur suhu di pagi hari sebelum bangun dari tempat tidur untuk hasil yang akurat.

Perubahan tubuh lainnya payudara lebih sensitif, mulut rahim terasa lebih lembut, atau muncul rasa nyeri di satu sisi perut bawah.

BACA JUGA:Kenali Risiko dan Manfaat Berhubungan Badan saat Haid: Pastikan Kenyamanan Pasangan Anda

BACA JUGA:7 Manfaat Bunga Telang yang Baik untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Melancarkan Haid

Perhatikan semua perubahan ini, apalagi kalau kamu sedang berusaha punya momongan.

5. Kapan Masa Tidak Subur Terjadi?

Kalau ada masa subur, tentu ada masa tidak subur juga. Ini adalah waktu-waktu di luar fase ovulasi, di mana peluang kehamilan jauh lebih kecil.

Cara mengetahuinya:

Ambil siklus terpanjang kamu, misalnya 30 hari.

Kurangi 11 → hasilnya 19.

Hitung hari ke-19 dari hari pertama haid terakhir. Itu adalah hari terakhir masa suburmu. Setelah itu, tubuh mulai masuk ke masa tidak subur hingga haid berikutnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait