Berapa Lama Harus Jalan Kaki agar Lemak Cepat Terbakar? Ini Jawabannya!
Ilustrasi jalan kaki-Unsplash/ Levi Kyiv-
Pas kamu jalan kaki, terutama di area yang hijau dan terbuka, tubuh akan melepaskan hormon endorfin, alias hormon bahagia.
Selain itu, kadar kortisol (penyebab stres) juga ikut menurun. Jadi, selain tubuh lebih sehat, pikiran pun jadi lebih tenang.
2. Gula Darah Lebih Stabil
Habis makan nasi atau makanan tinggi karbo? Coba deh jalan kaki selama 15-20 menit setelah makan. Aktivitas ringan ini bisa membantu mengontrol lonjakan gula darah karena tubuh mulai menggunakan insulin lebih efisien.
BACA JUGA:10 Jus Pendukung Penurun Berat Badan: Jus Apel dan Wortel hingga Jus Mentimun dan Lemon
BACA JUGA:10 Manfaat Rutin Minum Teh Hijau: Tingkatkan Kesehatan Jantung hingga Turunkan Berat Badan
3. Tambah Energi buat Beraktivitas
Merasa lemas dan ngantuk? Jalan kaki bisa jadi "charger" alami. Penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan 20 menit berjalan kaki, energi tubuh bisa meningkat dan kamu jadi lebih semangat menjalani hari.
4. Cegah Penyakit Serius
Jalan kaki rutin ternyata juga bisa menurunkan risiko penyakit kronis seperti jantung, kanker, dan demensia. Bahkan, jalan kaki 10.000 langkah per hari bisa menurunkan risiko demensia hingga 50%. Gila keren, kan?
Mulai sekarang, sisipkan waktu untuk jalan kaki dalam rutinitas harianmu. Gak perlu langsung ekstrem, yang penting konsisten dan dilakukan dengan cara tepat. Selamat melangkah sehat, ya!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: