Move On atau Sekadar Pelarian? Waspadai Bahaya Rebound Relationship!
Ilustrasi terjebak dalam rebound relationship-Freepik/ tirachardz-
BACA JUGA:Waspadai 5 Sifat Red Flag dalam Diri Sendiri yang Bisa Merusak Hubungan, Nomor 5 Paling Bahaya
Saat kamu mulai tenang, luka lama bisa balik lagi dengan versi yang lebih rumit. Pasalnya, kamu tidak benar-benar belajar dari hubungan sebelumnya, tapi malah lompat ke yang baru tanpa refleksi yang cukup.
4. Ekspektasi Tinggi, Tapi Nggak Realistis
Tanpa sadar, banyak orang berharap pasangan baru bisa "menambal" yang hilang dari hubungan sebelumnya.
Akibatnya, muncul ekspektasi tinggi yang nggak adil buat pasangan yang sebenarnya juga masih butuh waktu untuk kenal lebih dalam.
Kalau dibiarkan, ini bisa bikin pasangan merasa terbebani dan hubungan pun jadi kerasa berat. Hubungan yang sehat itu soal dua orang yang saling memahami, bukan satu orang yang dijadikan penyelamat.
Tidak ada salahnya kok menikmati kebersamaan dengan orang baru. Tapi sebelum melangkah lebih jauh, coba tanya dulu ke diri sendiri, "aku benar-benar udah sembuh, atau cuma pengen cepat-cepat lupa mantan?”
BACA JUGA:6 Tips Menjalin Hubungan dengan Pasangan Avoidant, Anti Drama-drama Club!
BACA JUGA:10 Red Flag Perempuan yang Bisa Merusak Hubungan, Cinta Atau Toxic?
Ingat, menyembuhkan diri itu penting sebelum membuka hati lagi. Rebound bisa terasa menyenangkan di awal, tapi tanpa fondasi yang kuat, hubungan ini rentan bikin kamu terjebak dalam lingkaran yang sama.
Kalau kamu butuh waktu sendiri, ambil aja. Tidak ada deadline buat move on. Yang penting, kamu benar-benar siap, bukan cuma ingin cepat-cepat merasa "baik-baik saja".
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: