Merinding di Malam 1 Suro, Bayangan Suketi dan Suzanna Penuntut Balas
Merindiiiiiiing di Malam 1 Suro--
Radarpena.disway.id, Jakarta - Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, malam 1 Suro bukan sekadar penanda pergantian tahun dalam kalender Jawa, melainkan juga malam yang dianggap paling sakral, sunyi, dan… menyeramkan.
Malam ini diyakini sebagai waktu di mana tabir antara dunia manusia dan dunia gaib menjadi sangat tipis.
Tak heran, banyak kisah mistis yang muncul—bahkan dari mereka yang awalnya tak percaya.
Bahkan Sang Ratu Horor, mendiang Suzanna, sering membawakan film-film bertemakan malam 1 suro.
Bagi pencinta film horor Indonesia, nama Suzzanna tentu bukan asing di telinga.
Dari berbagai peran mistis yang pernah ia mainkan, salah satu yang paling ikonik adalah saat ia memerankan Suketi, seorang sundel bolong dalam film berjudul “Malam Satu Suro” (1988). Film ini tidak hanya menyuguhkan kengerian klasik, tetapi juga menyelipkan unsur budaya Jawa yang kental, terutama tentang malam keramat 1 Suro.
Sinopsis Singkat: Arwah yang Menikah dengan Manusia
Suketi adalah roh sundel bolong yang dihidupkan kembali oleh seorang dukun sakti bernama Ki Rengga. Dengan ritual gaib yang dilakukan tepat pada malam 1 Suro, Suketi kembali menjadi manusia. Ia kemudian bertemu Bardo, seorang pria Jakarta, yang jatuh cinta dan menikahinya tanpa tahu asal-usulnya.
Namun, kebahagiaan Suketi tak bertahan lama. Ketika ia dibunuh oleh musuh Bardo, arwah sundel bolong dalam dirinya bangkit kembali dan membalas dendam secara brutal, menebar teror lewat lubang besar di punggungnya. Di sinilah malam 1 Suro berubah menjadi malam penuh darah dan jeritan.
Nuansa Mistis: Malam 1 Suro dalam Layar Lebar
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: