Horor di Balik Keindahan! Penelusuran Tim Kisah Tanah Jawa Ungkap Aura Gaib Pemugaran Candi Prambanan

Horor di Balik Keindahan! Penelusuran Tim Kisah Tanah Jawa Ungkap Aura Gaib Pemugaran Candi Prambanan

Candi Prambanan bukan sekadar peninggalan sejarah, tapi juga ruang spiritual yang menyimpan ribuan energi masa lalu. -Instagram-Kisah Tanah Jawa

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Candi Prambanan berdiri megah sebagai simbol kemegahan sejarah Hindu di tanah Jawa. 

Namun siapa sangka, di balik relief dan kemegahan arsitekturnya, tersimpan jejak gaib yang tak kasat mata, yang baru-baru ini diungkap dalam tayangan YouTube Kisah Tanah Jawa.

Dalam penelusurannya, tim yang digawangi oleh Om Hao dan tim spiritualnya, mencoba menggali cerita tak tertulis yang menyelimuti proses pemugaran candi ini sejak zaman kolonial hingga era modern. 

Hasilnya? Banyak kisah mistis dan menyeramkan yang belum pernah terungkap ke publik.

BACA JUGA:Bikin Merinding! Eksplorasi Kisah Tanah Jawa bersama Om Hao Menelusuri Gunung Merapi Keramat

BACA JUGA:Ketika Kesurupan Massal Mengguncang Pabrik Tas Terbengkalai, Kisah Tanah Jawa Menelusuri Jejak Misteri

Jejak Gaib Sejak Proses Pemugaran

Candi Prambanan pertama kali dipugar secara besar-besaran oleh Belanda pada awal abad ke-20. 

Namun dalam tayangan tersebut, terungkap bahwa banyak pekerja saat itu yang mengalami gangguan misterius. 

Ada yang melihat sosok tinggi besar berjubah hitam berkeliaran di sekitar candi utama, ada pula yang mengaku kesurupan saat menyentuh batuan tertentu.

Menurut Om Hao, ada energi tua dan kuat yang masih menjaga kompleks candi. 

Saat ia membuka penglihatan batinnya, tampak bayangan prajurit tanpa kepala, sosok wanita yang menangis sambil membawa kendi, hingga arwah pemuja yang masih melakukan ritual dalam dimensi berbeda.

"Ini bukan sekadar candi... ini portal waktu. Kita gak cuma sedang berdiri di tempat sejarah, tapi juga tempat ibadah ribuan tahun yang lalu yang masih aktif di alam lain," ujar Om Hao dalam tayangan tersebut.

Ritual Diam-Diam di Malam Hari

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait