Kisah Horor Pesugihan Jual Musuh, Haus Kekuasaan Berujung Maut dan Penyesalan
Kisah Darma menjadi pengingat bahwa kekuasaan dan kekayaan yang diperoleh lewat jalan sesat tak akan pernah membawa kedamaian. --Istimewa
JAKARTA, RADARPRNA.CO.ID - Di balik gemerlap kekuasaan dan kekayaan, sering tersembunyi cerita gelap yang tak terungkap oleh mata biasa.
Salah satunya adalah kisah horor nyata dari seorang pria ambisius yang terjerat dalam praktik pesugihan jual musuh sebuah perjanjian gaib yang menjanjikan kekayaan dan kekuasaan dengan syarat menyerahkan orang yang dibenci sebagai tumbal.
Kisah ini bukan hanya menyisakan teror gaib, tapi juga penyesalan mendalam yang memburu si pelaku seumur hidup.
Melalui cerita horor nyata ini, ada banyak hal juga yang bisa kita dapatkan dan juga sebagai pengingat.
Beginilah kisahnya...
BACA JUGA:Jeritan Kamar Jenazah: Kisah Horor Tragedi Kanjuruhan Malang
BACA JUGA:Kisah Horor Nyata Ritual Manten Tebu, Rahasia Makmur Desa Pabrik Gula
Awal Mula Keserakahan
Darma (nama samaran), adalah seorang pengusaha sekaligus politisi lokal yang dulunya dikenal jujur dan sederhana.
Namun ambisinya yang besar membuatnya gelisah saat melihat lawan-lawan politiknya lebih dulu sukses dan berpengaruh.
Dorongan untuk mengalahkan semua musuh membuat Darma nekat mendatangi seorang dukun sakti yang dikenal sebagai "Ki Jagat," sang penganut aliran pesugihan kelam dari lereng Gunung Lawu.
Dalam ritual yang dilakukan tengah malam di sebuah hutan keramat, Darma ditawari kekuasaan dan kekayaan yang akan mengangkat namanya dengan satu syarat, yakni ia harus menyerahkan "musuhnya" sebagai tumbal.
Tanpa berpikir panjang, Darma menyebut nama rival politiknya, seorang sahabat lama yang kini berubah menjadi pesaing, Anton.
Hanya dalam hitungan minggu setelah ritual, Anton mengalami kecelakaan tragis yang misterius kendaraannya terbakar habis tanpa penyebab jelas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: