5 Negara Penghasil Nikel Terbesar di Dunia, Indonesia Puncaki Tahta!
Aktivitas tambang nikel di Raja Ampat--
Produksi 2024: 330.000 metrik ton
Filipina punya lebih dari 30 tambang nikel aktif, membuatnya bertahan sebagai runner-up.
Meski sempat mencatat kenaikan di 2023 hingga 413.000 ton, pada 2024 produksinya justru menurun.
Salah satu penyebabnya, dominasi Indonesia di pasar global yang membuat tambang-tambang Filipina harus mengerem laju produksinya.
BACA JUGA:Polemik Tambang Nikel di Raja Ampat, Apa Respon Pemerintah?
BACA JUGA:Nikel Indonesia Jadi Pertimbangan BYD sebagai Bahan Baku Mobil Listrik Asal China
3. Rusia
Produksi 2024: 210.000 metrik ton
Dulu langganan posisi dua besar, kini Rusia tergeser ke posisi ketiga.
Produksi nikelnya menurun tajam setelah sanksi dari Amerika Serikat dan Inggris diberlakukan pada pertengahan 2024.
Pada 2020, Rusia masih mampu memproduksi 283.000 ton, artinya, penurunannya cukup drastis.
4. Kanada
Produksi 2024: 190.000 metrik ton
Kanada menunjukkan geliat positif dengan peningkatan produksi dari 159.000 ton di 2023 menjadi 190.000 ton setahun kemudian.
Tambang utama terletak di kawasan Sudbury Basin, salah satu wilayah penghasil bijih nikel terbesar di dunia.
Kini, Canada Nickel Company bersiap membangun fasilitas pengolahan nikel terbesar di benua Amerika.
5. China
Produksi 2025: 120.000 metrik ton
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: