Mengetuk Manisnya Alam: Cara Memperoleh Aren untuk Gula Aren di NTT

Mengetuk Manisnya Alam: Cara Memperoleh Aren untuk Gula Aren di NTT

Proses menyadap aren untuk gula aren di NTT--

“Pasarnya ada. Tapi butuh dukungan dari pemerintah untuk alat produksi yang lebih modern,” ungkap Maria, ketua kelompok tani di Atambua.

BACA JUGA:Susah BAB? Coba Perbaiki Pencernaan dengan 5 Langkah Gampang Ini!

Menjaga Kelestarian, Menjaga Masa Depan

Di tengah tren kembali ke pangan alami dan sehat, gula aren menjadi komoditas yang bernilai tinggi. Tapi ancaman deforestasi dan berkurangnya pohon aren karena konversi lahan menjadi tantangan tersendiri. Banyak pihak mendorong agar pohon aren tak hanya disadap, tapi juga dibudidayakan.

“Jangan hanya mengambil, kita juga harus menanam untuk anak cucu nanti,” pesan seorang tetua adat di Lembata.

 

Penutup:

Manisnya gula aren dari NTT bukan semata soal rasa, melainkan tentang hubungan manusia dengan alam, kerja keras yang tak kenal waktu, dan nilai-nilai lokal yang tetap terjaga. Dari batang enau, tumbuh harapan — satu tetes nira, satu langkah menuju ketahanan pangan lokal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: