Air Minum Biru Gandeng Andre Taulany dalam Kampanye 'Juaranya Pilihan untuk Semua'

Air Minum Biru Gandeng Andre Taulany dalam Kampanye 'Juaranya Pilihan untuk Semua'

Air Minum Biru jadikan Andre Taulany sebagai Brand Ambassador --

Radarpena.disway.id, Jakarta - PT Biru Semesta Abadi sebagai Pemberi Waralaba Depo Air Minum Biru resmi menggandeng Andre Taulany sebagai Brand Ambassador dalam kampanye terbarunya. 

Melalui kreasi video yang menampilkan Andre sebagai sosok misterius pembawa galon yang meluncur di jalan raya di atas moge yang membawa galon air minum, Biru ingin menarik perhatian masyarakat sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya mengonsumsi air minum yang sehat berkualitas dengan harga yang “mudah”, yaitu harga yang sangat murah. Dan bahwa Air Minum Biru adalah air minum juara karena selain harganya yang tak terperikan murahnya, aspek-aspek lainnya menjawab kebutuhan masyarakat akan nilai terbaik dari uang yang mereka belanjakan untuk membeli air minum.

 

Andre Taulany bersama Air Minum Biru mengajak masyarakat untuk memilih menggunakan Air Minum Biru untuk berbagai kegunaan termasuk untuk keperluan memasak di dapur dan untuk kebutuhan air minum sehari-hari. Bagi keluarga modern, yang mensyaratkan keramahan usaha terhadap lingkungan hidup, Air Minum Biru membawa manfaat yang luas bagi kesehatan semua lapisan masyarakat melalui manajemen operasional usaha berbasis kualitas yang teruji dan dengan harga hemat.

“Saya pribadi sudah lama pakai Air Minum Biru untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari masak sampai minum di rumah. Selain hemat, ya praktis juga. Jadi waktu diajak Biru buat mendukung kampanye ini, saya langsung mau. Konsepnya seru dan dekat banget sama keseharian saya, apalagi tema motoran yang memang sudah jadi bagian dari hidup saya juga. Lewat kampanye ini saya harap makin banyak orang tahu bahwa akses ke air minum isi ulang berkualitas itu gampang dan Air Minum Biru bisa jadi pilihan juara buat semua,” ujar Andre Taulany.

BACA JUGA:DPRD Kota Bekasi Sahkan Perda Depot Air Minum Isi Ulang, Tahun 2018 atau 2024?

Masih Banyak Warga Indonesia Belum Mendapatkan Akses Air Minum Aman

Di balik keseharian kita, kenyataannya masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan akses terhadap air minum yang aman. Data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih di Indonesia terus meningkat, terutama di daerah urban. Rata-rata konsumsi air bersih per kapita di perkotaan mencapai 144 liter per hari, mencerminkan tingginya permintaan masyarakat terhadap air bersih.

Namun, menurut pernyataan Wakil Presiden RI ke-13, Ma'ruf Amin, pada 2021 lalu, sekitar 9% penduduk Indonesia masih belum mendapat akses terhadap air minum bersih. Data dari Kementerian Kesehatan juga mencatat bahwa sekitar 14,8% rumah tangga di Indonesia masih mengandalkan sumur gali untuk kebutuhan air minum sehari-hari, padahal sumber ini termasuk kategori berisiko tinggi hingga sangat tinggi terhadap pencemaran. Air yang tidak layak konsumsi bisa memicu berbagai penyakit serius, mulai dari diare, tifus, polio, hingga infeksi bakteri lainnya, yang mengancam kesehatan masyarakat, terutama anak-anak.

BACA JUGA:PUPR Target 10 Juta Rumah Bakal Tersambung Air Minum dan Sanitasi di 2024

Air Minum Biru Hadirkan Solusi Air Minum Aman, Sehat dan Terjangkau melalui Teknologi 100% OZONTM

Di tengah kekhawatiran akan kualitas, air minum dalam kemasan (AMDK) kerap menjadi solusi andalan. Namun, tidak semua orang bisa menjangkaunya untuk penggunaan rutin setiap hari karena harga yang cukup tinggi. Padahal, akses terhadap air minum yang higienis dan terjangkau semestinya menjadi hak setiap orang, menjadi kebutuhan dasar yang seharusnya tersedia untuk semua lapisan masyarakat.

Sebagai jawaban atas kebutuhan akan air minum aman dan sehat dengan harga terjangkau, Air Minum Biru telah hadir lebih dari 23 tahun sebagai solusi “juara sehat dan juara hemat” bagi masyarakat Indonesia. Sebagai pelopor dan pemain utama dalam industri depo air minum isi ulang, Biru menghadirkan air minum dengan kualitas setara AMDK namun dengan harga hanya sepertiga dari AMDK.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: