Asal Usul Nama Pejaten: Dari Hutan Aren ke Jantung Kota Jakarta Selatan

Asal Usul Nama Pejaten: Dari Hutan Aren ke Jantung Kota Jakarta Selatan

Mall Pejaten Village--

Baru pada era Orde Baru dan pasca reformasi, pembangunan besar-besaran mulai merambah wilayah ini.

 

Kini, Pejaten telah bertransformasi menjadi kawasan urban dengan pusat komersial seperti Pejaten Village Mall, apartemen, dan jaringan jalan besar seperti Jalan Warung Buncit dan akses ke TB Simatupang.

Meski begitu, jejak sejarah tetap hidup dalam nama yang digunakan hingga kini.

BACA JUGA:Viral Fenomena Video Basah-basahan Murid SMA di TikTok: Kreativitas, Etika, dan Pengawasan Digital

BACA JUGA:Waspadai 5 Sifat Red Flag dalam Diri Sendiri yang Bisa Merusak Hubungan, Nomor 5 Paling Bahaya

 

Menjaga Nama, Merawat Sejarah

Nama Pejaten bukan hanya label geografis.

Ia adalah warisan linguistik dan budaya dari masyarakat Betawi dan Melayu yang dahulu menggantungkan hidup dari alam.

Dengan mempertahankan nama ini, masyarakat modern secara tidak langsung menjaga ingatan kolektif tentang masa lalu kawasan ini.

Di tengah geliat kota yang terus berkembang, kisah asal usul nama Pejaten mengingatkan kita bahwa setiap sudut Jakarta memiliki cerita — tentang alam, manusia, dan perubahan zaman.

 

Pejaten bukan sekadar nama di peta Jakarta Selatan.

Ia adalah cerita tentang pohon aren, tentang tangan-tangan yang memajet nira, dan tentang masyarakat yang hidup bersahaja. Kini, meski berubah wajah, nama Pejaten tetap menjadi pengikat antara masa lalu dan masa kini.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait