5 Cara Memilih Hewan Kurban Sehat dan Layak Iduladha Sesuai Syariat
Panduan lengkap memilih Hewan Kurban seuai syariat--radarpena.co.id
sultra.disway.id - Iduladha adalah salah satu momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain menjadi hari raya besar keagamaan, Iduladha juga identik dengan pelaksanaan ibadah kurban.
Hewan kurban seperti sapi, kambing, dan domba disembelih sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur kepada Allah SWT.
Namun, agar ibadah kurban sah dan berkualitas, pemilihan hewan kurban tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
BACA JUGA:Panduan Salat di Pesawat saat Ibadah Haji, Sah atau Perlu Diulang?
Memilih hewan kurban yang sehat bukan hanya penting untuk memenuhi syarat syariah, tetapi juga untuk menjamin keamanan dan kesehatan masyarakat yang akan mengonsumsi dagingnya.
Oleh karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui para dokter hewan telah memberikan sejumlah pedoman dalam memilih hewan kurban yang layak dan sehat.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tips dan cara memilih hewan kurban berdasarkan kriteria medis dan syar’i, agar ibadah kurban Anda tahun ini lebih bermakna dan aman.
BACA JUGA:Biaya Haji ONH Plus 2025, Fasilitas Lengkap, Masa Tunggu Singkat!
1. Pastikan Hewan Kurban dalam Kondisi Sehat
Menurut para dokter hewan dari Kementan, kriteria utama dalam memilih hewan kurban adalah kesehatannya. Hewan yang sehat dapat dilihat dari beberapa indikator fisik berikut:
Mata cerah dan tidak berair
- Mata hewan kurban yang sehat akan terlihat jernih dan tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi atau iritasi.
Hidung bersih dan lembap
- Hidung tidak mengeluarkan lendir berlebihan atau berbau busuk. Ini menandakan sistem pernapasan hewan berfungsi baik.
Nafsu makan baik
- Hewan yang sehat memiliki nafsu makan normal. Jika terlihat lesu dan tidak mau makan, besar kemungkinan ia sedang sakit.
Gerakan aktif dan tidak pincang
- Pastikan hewan dapat berdiri dan berjalan normal, tanpa menunjukkan tanda pincang atau kesulitan bergerak.
Bulu bersih dan tidak rontok berlebihan
- Kondisi bulu juga menjadi indikator penting. Bulu kusam dan rontok bisa menandakan adanya penyakit kulit atau kekurangan gizi.
BACA JUGA:Panduan Lengkap Tata Cara Haji Sesuai Urutan dari Awal hingga Akhir
2. Sesuai dengan Syarat Umur
Dari sisi syariat Islam, hewan kurban harus mencapai usia minimal tertentu:
- Sapi dan kerbau: minimal 2 tahun dan sudah berganti sepasang gigi tetap.
- Kambing: minimal 1 tahun dan sudah berganti gigi.
- Domba: minimal 6 bulan dan tampak gemuk seperti yang berumur 1 tahun.
Cara mudah untuk mengecek umur hewan adalah dengan melihat gigi seri (insisivus) di rahang bawah.
Dokter hewan biasanya menyarankan untuk membeli hewan kurban di tempat yang menyediakan layanan pengecekan gigi.
3. Bebas dari Cacat Fisik
Hewan kurban tidak boleh memiliki cacat yang mencolok atau penyakit yang mengganggu kualitas ibadah, seperti:
- Buta atau rabun pada salah satu atau kedua mata.
- Telinga sobek atau tidak lengkap.
- Kaki pincang atau patah.
- Ekor atau tanduk yang putus karena kecelakaan atau cacat bawaan.
- Tubuh terlalu kurus atau terlihat sangat lemah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: