Angka Resign Pekerjaan Meningkat setelah Lebaran, Kenapa?
Alasan angka resign meningkat setelah lebaran--
Radarpena.co.id,Jakarta - Mengapa ya banyak karyawan mengundurkan diri usai Hari Raya? Cek di sini faktanya.
Setelah momen Lebaran berlalu, fenomena pengunduran diri karyawan meningkat di berbagai perusahaan. Banyak yang bertanya-tanya, kenapa resign massal sering terjadi setelah Hari Raya? Apakah ada kaitannya dengan THR atau faktor lain yang lebih kompleks?
Menurut Praktisi dan Konsultan Sumber Daya Manusia (SDM) Audi Lumbantoruan, fenomena ini bukanlah hal baru. Ia menyebutkan bahwa banyak karyawan telah menahan diri untuk tidak keluar dari pekerjaan karena ketidakpastian ekonomi.
Jumlah karyawan yang resign setelah Lebaran bisa sekitar 10 persen sampai 20 persen dari total pekerja usia produktif (25 sampai 40 tahun). Umumnya, karyawan berusia produktif yang lebih banyak resign karena lebih mudah mencari pekerjaan baru.
Alasan mengapa banyak karyawan resign setelah Lebaran
Berikut alasan mengapa banyak karyawan mengundurkan diri dari perusahaan setelah Lebaran.
1. Sudah menunggu THR dan bonus
Banyak karyawan yang memilih bertahan hingga menerima THR dan bonus tahunan sebelum akhirnya mengajukan resign. Tunjangan ini menjadi pegangan finansial saat mereka bertransisi ke pekerjaan baru atau mengambil waktu istirahat sementara.
2. Ingin meningkatkan karier
Lebaran sering menjadi momen refleksi bagi banyak orang, termasuk dalam hal karier. Banyak karyawan yang menyadari bahwa mereka ingin mencari tantangan baru, pekerjaan yang lebih sesuai dengan passion, atau jenjang karier lebih baik.
BACA JUGA:12 Pekerjaan yang Terancam Hilang karena Perkembangan Teknologi di 2030
3. Mencari fleksibilitas kerja
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: