Shin Tae-yong Tampil Sebagai Cameo dalam Film Horor Komedi Ghost Soccer: Bola Mati
Shin Tae-yong/ilustrasi-tangkapan layar-Instagram:@433
Namun, tak hanya nisan Baper yang tumbang, satu nisan lain ikut runtuh, membangkitkan arwah penasaran lainnya.
- BACA JUGA:Ugal-Ugalan dan Senggol Pengendara Motor hingga Jatuh di Anyer, Sopir Bus PO Bontot Terancam 3 Tahun Penjara
- BACA JUGA:Pecat Pegawai Seenaknya Gegara Tak Ganti Meja, Mendiktisaintek Satryo Soemantri Karyawan Didemo
Dari arwah-arwah ini, Dondi, Arif, dan Indra mendapatkan kekuatan gaib untuk mewujudkan misi balas dendam mereka: menantang Super FC dalam sebuah pertandingan sepak bola yang melibatkan kekuatan dari dunia lain.
Dalam proses syuting, Shin Tae-yong terlihat serius dan konsisten menjalankan perannya. Meskipun hanya tampil sebentar, mantan pelatih Timnas ini terlihat cukup menikmati setiap adegan yang diperintahkan oleh sutradara.
"Senang, nambah pengalaman, walaupun hanya berperan singkat dalam film tersebut," ujar Shin Tae-yong dengan penuh antusias.
Pelatih berusia 54 tahun ini mengaku bahwa menjadi pemain film jauh lebih ringan dibandingkan menjadi pelatih sepak bola.
"Ini memang hal baru buat saya. Memang iklan sering dan ini film baru. Sangat seru dan saya menikmatinya," ungkap Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong menilai bahwa menjadi pemain film lebih ringan karena pemain bisa mengulang adegan bila ada kesalahan, yang tidak bisa dilakukan dalam sepak bola.
“Di bola head coach itu pasti lebih berat lagi. Karena kalau di film salah kan bisa diulangi lagi dan lagi. Tetapi kalau sepak bola berbeda. Jadi ada tanggung jawab besar sekali,” kata Shin Tae-yong.
Film “Ghost Soccer: Bola Mati” menawarkan kombinasi unik antara sepak bola, komedi, dan horor yang penuh kejutan.
Kehadiran Shin Tae-yong sebagai cameo membuat film ini semakin menarik bagi para penggemar sepak bola, terutama yang gemar akan hiburan horor komedi.
Apakah tim kuburan ini berhasil mengalahkan Super FC? Atau justru mereka membuktikan bahwa dunia orang hidup dan dunia arwah memang tak seharusnya bercampur?
Film ini akan menjadi tontonan yang segar bagi pecinta sepak bola dan penggemar genre horor komedi.
Pelatih asal Korea Selatan ini memutuskan untuk menunda kepulangannya ke Korea setelah dipecat oleh PSSI pada awal Januari 2025.
PSSI kemudian menunjuk Patrick Kluivert sebagai penggantinya dengan kontrak berdurasi dua tahun. Shin Tae-yong kini menemukan pengalaman baru di dunia hiburan, setelah sekian lama fokus di dunia kepelatihan sepak bola.
Kini, kehadiran Shin Tae-yong di layar lebar menjadi sebuah petualangan baru baginya, dan menjadi sesuatu yang patut dinantikan oleh para penggemar film serta olahraga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: