KAI Logistik Bukukan Volume Angkutan 3,6 Juta Ton di Kuartal I-2026, Sektor Peti Kemas Melesat 24 Persen

KAI Logistik Bukukan Volume Angkutan 3,6 Juta Ton di Kuartal I-2026, Sektor Peti Kemas Melesat 24 Persen

Kereta Logistik --Kalog

radarpena.co.id - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan rapor hijau pada awal tahun 2026. Anak usaha PT KAI (Persero) ini melaporkan volume angkutan barang mencapai 3,6 juta ton sepanjang Triwulan I-2026, mengukuhkan dominasinya dalam rantai pasok logistik nasional di tengah fluktuasi ekonomi global.

Capaian ini menjadi sinyal positif bagi sektor transportasi dan pergudangan Indonesia, yang diproyeksikan oleh Bank Indonesia akan tumbuh progresif di kisaran 10,8% hingga 11,6% secara tahunan (year-on-year).

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyatakan bahwa kinerja solid perusahaan didorong oleh penguatan di seluruh segmen layanan. Sektor energi masih menjadi kontributor utama, namun pertumbuhan tercepat justru terjadi pada segmen peti kemas dan ritel.

BACA JUGA:KAI Buka Pendaftaran Motis, Mudik Motor Gratis Sambut Natal & Tahun Baru 2026, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

"Kami mencatat kenaikan volume peti kemas yang signifikan sebesar 24 persen, dari 535 ribu ton pada tahun lalu menjadi 663 ribu ton di periode yang sama tahun ini," ungkap Yuskal dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).

Rincian kontribusi angkutan barang per Triwulan I-2026:

  • Batu Bara: 2 juta ton.
  • Layanan BBM/BBK: 769 ribu ton.
  • Peti Kemas: 663 ribu ton.
  • Semen & Limbah B3: 74 ribu ton.
  • KALOG Express (Ritel): 18.671 ton (Tumbuh 27%).

Fokus Dukung Industri Manufaktur

Seiring target pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri manufaktur hingga 5,51% pada tahun 2026, KAI Logistik secara agresif memperkuat posisinya sebagai mitra strategis industri. Saat ini, sektor manufaktur menyumbang sekitar 11% dari total basis pelanggan perusahaan.

BACA JUGA:MANTAP! WiFi 5G Bakal Hadir di Kereta Jarak Jauh Mulai Juni 2026

Guna mengantisipasi lonjakan permintaan, perusahaan tengah menyiapkan penambahan kapasitas angkutan peti kemas berbasis rel. Strategi ini diharapkan dapat menekan biaya logistik nasional melalui moda transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Ekspansi Ritel: Tambah 70 Titik Layanan Baru

Tak hanya menyasar skala industri besar, KAI Logistik juga memperluas jangkauan ke sektor ritel melalui brand KALOG Express.

Menyusul pertumbuhan volume pengiriman ritel sebesar 27%, perusahaan berencana melakukan ekspansi jaringan besar-besaran.

"Momentum pertumbuhan ini akan kami kelola dengan menambah sekitar 70 titik layanan ritel baru di sepanjang tahun 2026 untuk memperluas jangkauan distribusi barang masyarakat," tambah Yuskal.

BACA JUGA:Sensasi Perjalanan 1.002 Km Tanpa Transit dengan KA Sangkuriang Ketapang–Bandung Mulai 2 Mei 2026

Kinerja KAI Logistik di awal tahun ini melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional, membuktikan bahwa efisiensi distribusi barang tetap menjadi motor penggerak utama ekonomi dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: