KAI Logistik Gaspol Tingkatkan Kapasitas KA Ronggowarsito, Distribusi Industri Makin Ngebut

KAI Logistik Gaspol Tingkatkan Kapasitas KA Ronggowarsito, Distribusi Industri Makin Ngebut

Kereta Logistik --Kalog

radarpena.co.id - Upaya memperkuat distribusi logistik nasional terus digenjot. KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), kini tengah mengkaji peningkatan kapasitas angkut peti kemas melalui layanan KA Ronggowarsito di jalur strategis Jakarta–Semarang.

Langkah ini muncul sebagai respons atas lonjakan kebutuhan distribusi dari kawasan industri, khususnya di Semarang dan sekitarnya yang terus berkembang pesat.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, mengungkapkan bahwa pelaku industri kini membutuhkan sistem logistik yang tidak hanya cepat, tetapi juga pasti dan terjadwal.

BACA JUGA:KAI Logistik Raih Penghargaan Indonesia Human Capital Awards 2026, Unggul di Keselamatan & Budaya Kerja

“Permintaan distribusi dalam jumlah besar semakin meningkat. Industri butuh kepastian waktu dan kapasitas yang bisa diandalkan,” ujarnya.

KA Ronggowarsito pun diproyeksikan menjadi tulang punggung distribusi baru di jalur utara Jawa dengan keunggulan transit langsung di Semarang—sebuah nilai lebih yang jarang dimiliki moda transportasi lain.

Jalur Strategis: Jakarta – Karawang – Semarang

Tak sekadar melayani rute Jakarta–Semarang pulang pergi, layanan ini juga diperkuat dengan konektivitas ke Klari, Karawang—salah satu pusat industri terbesar di Indonesia.

Integrasi ini akan mempermudah arus barang dari kawasan manufaktur menuju pelabuhan maupun pusat distribusi, sekaligus mendukung efisiensi reposisi kontainer bagi pelaku shipping line.

Dalam skema yang tengah dimatangkan, KA Ronggowarsito akan beroperasi setiap dua hari sekali dengan rangkaian 25 Gerbong Datar.

Setiap perjalanan mampu membawa:

  • 50 TEUs peti kemas
  • Sekitar 900 ton barang

BACA JUGA:KAI Logistik Bukukan Volume Angkutan 3,6 Juta Ton di Kuartal I-2026, Sektor Peti Kemas Melesat 24 Persen

Jika berjalan optimal, total kapasitas angkut bisa mencapai 13.500 ton per bulan. Targetnya, peningkatan ini mulai terealisasi pada Mei 2026.

Andalan Sektor Industri & FMCG

Layanan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan sektor pabrikan dan Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) yang menuntut distribusi cepat, stabil, dan minim risiko.

Dengan jalur langsung dari Jakarta dan Karawang ke Semarang, rantai pasok diharapkan semakin ringkas, efisien, dan bebas hambatan.

Dorong Logistik Hijau dan Kurangi Beban Jalan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: