4 Tempat di Dunia yang Menerapkan Larangan Selfie, Jangan Nekat Kalau Berkunjung!
Ilustrasi selfie --pexels.com/George Dolgikh
Undang-undang ini melarang kontak langsung dengan satwa liar pada pameran atau acara keliling. Tujuannya jelas: melindungi hewan dan manusia.
Peserta yang melanggar aturan ini dapat dikenakan denda. Kebijakan tersebut dibuat setelah banyak kasus berbahaya akibat pengunjung yang nekat mendekati hewan liar hanya demi foto keren.
Jadi, jangan sekali-kali mencoba selfie dengan hewan buas di New York, ya!
3. Running of the Bulls – Spanyol
Festival lari dari banteng atau Running of the Bulls di Pamplona, Spanyol, terkenal memacu adrenalin. Namun, pejabat setempat melarang pengunjung dan peserta mengambil selfie saat acara berlangsung. Alasannya? Demi keselamatan jiwa.
Undang-undang di Pamplona menyebut siapa pun yang membahayakan diri dengan merekam atau berfoto selama dikejar banteng dapat didenda hingga €3.000.
BACA JUGA:
- Lagi Viral! 5 Tempat Wisata Alam di Magelang yang Estetik Banget buat Healing dan Foto Instagramable
- Asia, Surga Wisata dengan Situs Warisan Dunia UNESCO yang Fotogenik
Bahkan, pernah ada pelari yang hampir diterkam banteng karena mencoba mengambil foto selfie. Foto tersebut sempat viral dan disebut sebagai bukti nyata 'kebodohan manusia'.
4. Danau Tahoe – California
Danau Tahoe di California, AS, juga punya larangan unik: tidak boleh selfie dengan beruang.
Kawasan ini sering menjadi rumah bagi beruang liar, dan tingkah lucu hewan ini membuat banyak wisatawan tergoda untuk mendekat. Namun, beruang yang merasa terancam bisa menyerang manusia, bahkan membahayakan nyawa.
Otoritas setempat menegaskan bahwa jika kebiasaan ini berlanjut, beberapa area yang sering didatangi beruang bisa ditutup. Jadi, meski beruang tampak menggemaskan, jangan sampai nekat selfie demi konten media sosial.
Itulah empat tempat di dunia yang secara tegas melarang aktivitas selfie. Mulai dari alasan keagamaan, keselamatan, hingga perlindungan hewan, setiap larangan punya tujuan penting.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: