Panduan Ikut Festival Lampion Borobudur 2025: Syarat, Aturan, dan Waktu Terbaik

 Panduan Ikut Festival Lampion Borobudur 2025: Syarat, Aturan, dan Waktu Terbaik

Ilustrassi festival lampion-Unsplash/ Jenny Le-

JAKARTA, RADARPENA.CO.IDFestival Lampion Borobudur menjadi momen sakral yang selalu dinanti para wisatawan setiap tahunnya.

Bukan sekadar atraksi wisata, Festival Lampion Borobudur adalah bagian sakral dari perayaan Hari Raya Waisak yang diselenggarakan oleh umat Buddha.

Di tahun 2025, keajaiban ini akan kembali digelar pada Senin, 12 Mei, bertepatan dengan bulan purnama sempurna.

Namun, sebelum kamu ikut larut dalam atmosfer spiritual dan keindahan visual yang memukau, ada beberapa aturan penting yang harus kamu tahu. Ini bukan festival biasa, melainkan upacara suci yang perlu dijalani dengan penuh rasa hormat.

Jadi, jika kamu berencana ikut merasakan pengalaman ini, ada sejumlah aturan penting yang perlu kamu pahami agar tetap menghormati suasana dan bisa menikmati momen dengan nyaman.

BACA JUGA:Rekomendasi Destinasi Wisata Spiritual di Indonesia saat Libur Waisak 2025

BACA JUGA:Libur Panjang Waisak 2025, KAI Daop 1 Jakarta Layani 444 Perjalanan dan Ratusan Ribu Penumpang

Berbeda dari festival lampion di negara lain seperti Vietnam, Thailand, Jepang, atau Korea, acara di Borobudur memiliki nilai religius yang dalam.

Lampion yang dilepaskan bukan sekadar dekorasi malam, melainkan simbol pelepasan harapan, doa, dan niat baik ke semesta.

Semuanya berlangsung di kompleks candi warisan dunia, dengan latar cahaya bulan dan doa-doa dari ribuan jiwa yang hadir.

Syarat dan Ketentuan Mengikuti Festival Lampion Borobudur 2025

Agar kamu bisa ikut serta dengan tertib dan nyaman, berikut panduan yang wajib dipahami. 

  • Usia minimum peserta adalah 5 tahun. Anak-anak di bawah 5 tahun tidak dianjurkan dan harus didampingi orang tua.
  • Peserta wajib datang sesuai tanggal dan jam yang tertera pada tiket. Tiket tidak berlaku jika datang di luar jadwal.
  • Donasi tiket tidak dapat dikembalikan dengan alasan apapun.
  • Peserta harus menjaga keheningan dan kehikmatan selama acara berlangsung, termasuk menonaktifkan atau mengatur alat komunikasi dalam mode silent.
  • Penerbangan lampion dilakukan minimal oleh 4 orang pengunjung dalam satu kelompok yang dipandu oleh panitia.

BACA JUGA:50 Ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2025, Penuh Harapan dan Spirit Dharma

BACA JUGA:Libur Panjang Hari Raya Waisak, Sistem Ganjil Genap di 26 Ruas Jalan Protokol Jakarta Ditiadakan

Cara Pesan Tiket Festival Lampion di Candi Borobudur

  • Klik ticket.injourneydestination.id.
  • Untuk gelombang baru, penjualan dimulai Rabu, 07 Mei 2025 kemarin. Harga tiket nonton lampion dari sisi luar area pelepasan adalah Rp 50.000 per orang.
  • Pastikan koneksi internet stabil saat pembelian dimulai. Tiket cepat habis, terutama bagi sesi malam hari.
  • Setelah pembayaran berhasil, e-ticket akan dikirim melalui email resmi. Pengunjung wajib menunjukkan barcode asli dari email, bukan dari screenshot

Kode Berpakaian dan Etika di Area Candi

  • Seluruh peserta wajib mengenakan pakaian putih-putih yang sopan dan tertutup.
  • Celana pendek, rok mini, pakaian transparan, atau ketat tidak diperkenankan. Ini demi menjaga kesucian acara.
  • Tidak diperbolehkan membawa makanan, minuman dalam kemasan sekali pakai, atau lampion pribadi.
  • Bila ingin membawa minum, gunakan tumbler pribadi.
  • Drone sangat dilarang kecuali memiliki izin resmi jika nekat, bisa disita oleh petugas.
  • Jaga sikap, perkataan, dan tindakan. Ini adalah kawasan suci, bukan tempat piknik.
  • Dokumentasi diperbolehkan hanya dari tempat duduk sendiri.
  • Penggunaan tripod boleh, selama tidak mengganggu peserta lain.

BACA JUGA:10 Fakta Unik Candi Borobudur, Jejak Ajaran Buddha dalam Keajaiban Arsitektur Jawa

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait