Dobrak Batas Sinyal, Samsung Pastikan Galaxy S26 Dukung Komunikasi Satelit Global
Samsung Galaxy S 26--Samsung
3. Jepang (Pionir Peringatan Bencana)
Jepang menjadi salah satu wilayah dengan implementasi fitur satelit paling canggih. Sejak tahun lalu, Samsung telah bermitra dengan KDDI untuk menyediakan layanan pesan satelit yang terintegrasi dengan sistem peringatan dini gempa bumi dan tsunami. Fitur ini tersedia mulai dari seri Galaxy S22 hingga lini flagship terbaru. Samsung juga menggaet NTT Docomo, SoftBank, hingga Rakuten Mobile untuk memperluas jangkauan fitur keselamatan ini di seluruh pelosok Jepang.
BACA JUGA:Samsung Resmi Rilis Galaxy S26 Series: Andalkan Snapdragon 8 Elite dan Revolusi AI
BACA JUGA:Bank Indonesia Buka Layanan Penukaran Uang Baru, Ini Syaratnya
Masa Depan Komunikasi Tanpa Blank Spot
Kehadiran fitur satelit di Galaxy S26 Series bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak bagi petualang, pekerja di daerah terpencil, hingga masyarakat yang tinggal di zona rawan bencana. Teknologi ini memungkinkan perangkat terhubung langsung ke konstelasi satelit di orbit rendah bumi (Low Earth Orbit atau LEO) untuk mengirimkan koordinat lokasi dan pesan darurat dalam hitungan detik.
Langkah Samsung ini sekaligus menjawab tantangan dari kompetitor seperti Apple dan Google yang sudah lebih dulu memperkenalkan fitur serupa. Dengan integrasi kecerdasan buatan (AI) Gemini yang juga hadir di Galaxy S26, sistem komunikasi satelit ini diprediksi akan jauh lebih cerdas dalam memandu pengguna saat menghadapi situasi krisis.
Kini, pengguna Galaxy S26 Series tidak perlu lagi khawatir kehilangan kontak saat berada di pegunungan tengah hutan maupun di tengah lautan luas. Samsung telah membuktikan bahwa teknologi seluler kini benar-benar telah melampaui batas-batas infrastruktur fisik di daratan.(*).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: