Activision Suntik Mati Call of Duty: Warzone Mobile April 2026, Ini Alasannya
Activision Suntik Mati Call of Duty: Warzone Mobile April 2026, Ini Alasannya--call of duty
radarpena.co.id - Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta gim bergenre battle royale. Activision secara resmi mengumumkan rencana untuk menghentikan operasional gim ambisius mereka, Call of Duty: Warzone Mobile, pada musim semi tahun 2026 mendatang.
Melansir laporan Engadget, Selasa (17/2), perusahaan raksasa gim tersebut memastikan akan mematikan server secara permanen pada 17 April 2026. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan versi ponsel dari waralaba populer Warzone yang sempat digadang-gadang akan menjadi raja baru di pasar gim seluler.
Meskipun jadwal penutupan sudah rilis, Activision memberikan sedikit kelonggaran bagi komunitas setianya. Para pemain masih memiliki kesempatan untuk menikmati aksi tembak-menembak intens di dalam gim tersebut hingga tanggal penutupan resmi pada pertengahan April tahun depan.
Langkah Activision untuk menghentikan Warzone Mobile sebenarnya bukan merupakan kejutan mendadak bagi para analis industri. Pasalnya, tanda-tanda penurunan layanan sudah terlihat sejak pertengahan tahun lalu.
BACA JUGA:Daftar Antivirus di HP Redmi14C, Virus Iklan Musnah Sekejap
BACA JUGA:Netizen WAJIB PAHAM! Waspada Link Medsos Berbahaya
Pada Mei 2025, Activision sempat memberikan sinyal awal dengan menghapus gim ini dari toko aplikasi resmi seperti Google Play Store dan Apple App Store. Sejak saat itu, perusahaan juga menghentikan distribusi konten baru, termasuk pembaruan musim dan kosmetik senjata. Langkah tersebut secara efektif membuat ekosistem di dalam gim menjadi stagnan dan kehilangan daya tarik bagi pemain aktif.
Keputusan suntik mati ini diduga kuat berkaitan dengan performa gim yang sulit bersaing dengan "saudara kandungnya", serta kendala teknis optimasi yang kerap dikeluhkan oleh pengguna perangkat menengah. Activision tampaknya memilih untuk memfokuskan sumber daya mereka pada judul lain yang lebih menguntungkan dan memiliki basis massa yang lebih stabil.
Bagi para pemain yang tetap ingin merasakan sensasi pertempuran khas Call of Duty di layar ponsel, Activision menawarkan solusi transisi. Perusahaan menegaskan bahwa Call of Duty: Mobile (CODM) tetap beroperasi seperti biasa dan menjadi alternatif utama.
Gim CODM sendiri telah lebih dulu eksis dan memiliki ekosistem yang jauh lebih matang dibandingkan Warzone Mobile. Menariknya, CODM juga menyuguhkan mode battle royale yang serupa, lengkap dengan mekanisme permainan yang telah teruji dan lebih ramah terhadap berbagai spesifikasi ponsel pintar.
Pihak manajemen berjanji akan terus mendengarkan masukan dan antusiasme para pemain sebagai bahan pertimbangan dalam mengembangkan waralaba Call of Duty di masa depan. Activision juga berkomitmen untuk terus menghadirkan pembaruan musiman dan konten baru yang relevan bagi para pemain Call of Duty: Mobile agar komunitas tetap hidup.
BACA JUGA:Samsung Siap Rilis Galaxy S26 Series 25 Februari, Intip Bocoran 'Nightography' Berbasis AI
BACA JUGA:RedMagic 11 Pro+ Wuthering Waves Edition Resmi Meluncur: Ponsel Idaman Para Rover
Meski versi ponselnya harus gulung tikar, Activision menjamin bahwa nasib Call of Duty: Warzone versi utama tetap aman. Para penggemar masih dapat memainkan gim ini secara gratis melalui platform konsol dan PC, seperti Xbox, PlayStation, Battle.net, dan Steam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: