Fenomena Langka Blood Moon: Rahasia Warna Merah Bulan Saat Gerhana Total

 Fenomena Langka Blood Moon: Rahasia Warna Merah Bulan Saat Gerhana Total

Ilustrasi blood moon-Unsplash/ Robert Wiedemann-

Inilah momen yang paling dramatis. Seluruh Bulan masuk ke umbra, membuatnya bercahaya merah tembaga hingga oranye pekat.

Fase totalitas ini bisa berlangsung dari 30 menit hingga lebih dari satu jam.

Waktu Gerhana Bulan Total 7–8 September 2025

Observatorium Bosscha menyampaikan bahwa fenomena ini bisa diamati dari seluruh wilayah Indonesia tanpa alat bantu khusus.

Meski begitu, menggunakan teleskop akan membuat pemandangan semakin detail dan indah. Berikut rincian waktunya:

  • 22.28 WIB: Mulai penumbra
  • 23.35 WIB: Gerhana sebagian dimulai
  • 01.11 WIB: Fase totalitas dimulai (Bulan merah sempurna)
  • 02.33 WIB: Fase totalitas berakhir
  • 03.39 WIB: Gerhana sebagian selesai
  • 03.55 WIB: Penumbra berakhir

BACA JUGA:Proses Terjadinya Gerhana Bulan Sebagian, Keajaiban Di Langit Malam

BACA JUGA:Jangan Dilewatkan! Inilah 5 Fenomena Langit Bakal Terjadi Bulan Juli 2025, Penuh Keajaiban dan Memukau

Kapan Bisa Menyaksikannya Lagi?

Fenomena ini bukanlah peristiwa yang sering terjadi. Setelah 2025, Gerhana Bulan Total berikutnya baru akan bisa disaksikan dari Indonesia pada tahun 2033. Jadi, kesempatan kali ini sayang banget kalau dilewatkan.

Untuk bisa menikmati Blood Moon dengan jelas, pastikan kamu mencari lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya dan berharap langit cerah tanpa awan.

Siapkan kamera atau teleskop jika ada, tapi sebenarnya mata telanjang pun sudah cukup untuk merasakan magisnya fenomena langit yang langka ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: