Ketahui, Penyebab Gerhana Bulan Total Berwarna Merah Darah

Ketahui, Penyebab Gerhana Bulan Total Berwarna Merah Darah

Gerhana Bulan merah darah-Tangkapan Layar -

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Fenomena Bulan Darah selalu memikat perhatian pengamat langit malam.

Saat terjadi, Bulan tampak berubah warna menjadi merah darah, menghadirkan pemandangan langka dan spektakuler.

Menurut NASA, Bulan Darah terjadi ketika Gerhana Bulan Total (GBT) berlangsung, yaitu saat Bumi berada di antara Matahari dan Bulan.

Cahaya Matahari tidak langsung mengenai Bulan, melainkan dibiaskan oleh atmosfer Bumi, sehingga memunculkan rona merah pada permukaannya.

Bagaimana Bulan Darah Terjadi?

Dalam kondisi normal, Bulan terlihat terang karena memantulkan cahaya Matahari.

Namun, saat gerhana total, posisi Bumi menghalangi cahaya tersebut.

Atmosfer Bumi bertindak sebagai penyaring, menyebarkan cahaya biru dan hijau, sementara cahaya merah dengan panjang gelombang lebih panjang diteruskan ke Bulan.

Akibatnya, Bulan tampak kemerahan, atau yang populer disebut Blood Moon. Tingkat intensitas merahnya dapat berbeda-beda, dipengaruhi oleh:

Polusi udara dan debu.

Awan tebal.

Letusan gunung berapi yang menambah partikel di atmosfer.

BACA JUGA:Mitos atau Fakta, Gerhana Bulan Bahaya Bagi Ibu Hamil, Begini Penjelasan Medis

Jenis-Jenis Gerhana Bulan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait