Ketahui, Penyebab Gerhana Bulan Total Berwarna Merah Darah

Ketahui, Penyebab Gerhana Bulan Total Berwarna Merah Darah

Gerhana Bulan merah darah-Tangkapan Layar -

Tidak semua gerhana bulan menghasilkan Bulan Merah. Terdapat tiga jenis gerhana:

Gerhana Bulan Total – Bulan sepenuhnya masuk ke bayangan inti (umbra) Bumi dan tampak merah menyala.

Gerhana Bulan Sebagian – Hanya sebagian permukaan Bulan yang masuk ke umbra.

Gerhana Penumbral – Bulan melewati bayangan samar (penumbra), membuat peredupan yang nyaris tak terlihat.

Seberapa Sering Bulan Darah Terjadi?

Menurut NASA, gerhana bulan bisa terjadi 2–4 kali dalam setahun.

Gerhana total dapat berlangsung hingga beberapa jam dan dapat disaksikan hampir setengah populasi dunia.

Berbeda dengan gerhana Matahari yang membutuhkan kacamata khusus, gerhana bulan aman dilihat dengan mata telanjang.

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi

Bulan Darah dalam Sejarah dan Budaya

Sejak zaman kuno, Bulan Darah sering dikaitkan dengan pertanda buruk.

Pada tahun 1504, misalnya, Christopher Columbus menggunakan pengetahuan tentang gerhana untuk menakut-nakuti suku Arawak di Jamaika dengan mengatakan Tuhan akan mengubah Bulan menjadi merah.

Kini, berkat ilmu pengetahuan, fenomena ini dipahami sebagai peristiwa alam yang indah dan sarat wawasan astronomi.

Cara Menyaksikan Bulan Darah

Gerhana Bulan Total bisa disaksikan tanpa peralatan khusus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait