AWS Ungkap Ledakan Adopsi AI di Indonesia: Startup Melaju, Korporasi Tertinggal?

AWS Ungkap Ledakan Adopsi AI di Indonesia: Startup Melaju, Korporasi Tertinggal?

Ilustrasi AI-Freepik-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Amazon Web Services (AWS) baru-baru ini merilis hasil riset terbaru tentang penggunaan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

Hasilnya? AI memang makin populer, tapi ternyata ada jurang yang makin lebar antara perusahaan rintisan (startup) dan perusahaan besar dalam hal pemanfaatannya.

Studi bertajuk Unlocking Indonesia’s AI Potential, hasil kolaborasi AWS dengan lembaga riset Strand Partners, menyurvei 1.000 pelaku bisnis dan 1.000 masyarakat umum dari berbagai wilayah Indonesia.

Dari riset itu terlihat jelas bahwa startup bergerak jauh lebih cepat dalam mengadopsi AI dibandingkan perusahaan besar yang lebih lamban dan cenderung konservatif.

BACA JUGA:Google Resmi Rilis AI Deep Think, Model Kecerdasan Buatan Tercanggih di Dunia 2025

BACA JUGA:OpenAI Perkenalkan Sora, Kecerdasan Buatan yang Bisa Buat Video Hanya dari Pesan Suara

Padahal, kecepatan dalam berinovasi ini bisa berujung pada ketimpangan ekonomi digital jika tidak segera ditangani. Menurut Nick Bonstow, Direktur Strand Partners, tren ini bisa jadi peringatan dini. 

“Sekilas, angka adopsi AI terlihat mengesankan. Tapi kenyataannya, banyak bisnis masih berada di tahap permulaan. Ini bukan hanya soal teknologi, tapi strategi,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 7 Agustus 2025.

Di tahun 2024 saja, sekitar 5,9 juta bisnis di Indonesia sudah menggunakan AI, atau setara lebih dari 10 bisnis per menit.

Totalnya, sekitar 18 juta bisnis atau 28% dari keseluruhan usaha di Indonesia telah memanfaatkan teknologi AI, dengan tingkat pertumbuhan tahunan mencapai 47%.

Namun, hanya 11% yang sudah masuk kategori pengguna menengah, dan hanya 10% yang benar-benar menjadikan AI sebagai bagian utama dari strategi bisnis mereka. Sisanya, sekitar 76%, masih memakai AI untuk hal-hal dasar seperti otomatisasi tugas rutin dan efisiensi proses.

BACA JUGA:Ini Cara Gunakan Gemini AI, Kecerdasan Buatan Canggih Google Pesaing ChatGPT

BACA JUGA:Mengenal Artificial Intiliigence atau Kecerdasan Buatan, Pengertian dan Kegunaannya

Startup terlihat lebih progresif. Sekitar 52% startup sudah menggunakan AI, dan menariknya, 34% di antaranya sudah meluncurkan produk baru yang benar-benar berbasis AI.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait