Waspada! Malware Baru Trojan Triada Serang Android Palsu, Bisa Curi Akun hingga Kendalikan Penuh Perangkat

Waspada! Malware Baru Trojan Triada Serang Android Palsu, Bisa Curi Akun hingga Kendalikan Penuh Perangkat

Trojan/ilustrasi-ilustrasi-berbagai sumber

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Kamu pengguna Android? Hati-hati, ya! Perusahaan keamanan siber ternama, Kaspersky, baru saja menemukan varian malware Trojan Triada versi terbaru yang jauh lebih berbahaya.

Varian ini dikenal dengan nama Backdoor.AndroidOS.Triada.z dan ditemukan menyusup langsung dari firmware pada perangkat Android palsu—yang diduga dijual oleh pengecer tidak resmi.

Informasi ini dikutip dari laporan Antara, Sabtu 12 April 2025, yang menjelaskan bahwa malware ini bisa memberi kendali penuh atas perangkat kepada hacker, bahkan sebelum ponsel sampai di tangan pengguna.

Apa Itu Trojan Triada?

Trojan Triada bukan pemain baru di dunia malware. Pertama kali ditemukan pada tahun 2016, jenis trojan ini sudah dikenal sebagai salah satu ancaman paling canggih dalam ekosistem Android.

Namun kini, varian barunya naik level.

Menurut Dmitry Kalinin, analis malware dari Kaspersky Threat Research, Triada kini menyusup lebih dalam lagi ke sistem, bahkan tertanam langsung di firmware bagian inti dari sistem operasi yang biasanya tidak bisa diakses pengguna.

“Triada sekarang bisa bekerja di balik layar tanpa terdeteksi dan menyusup ke setiap proses yang berjalan di perangkat,” ujar Kalinin.

Apa Bahaya Trojan Triada Ini?

Kaspersky menyebut malware ini sebagai backdoor yang sangat berbahaya. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan oleh varian terbaru Backdoor.AndroidOS.Triada.z:

  • Mencuri akun media sosial dan aplikasi perpesanan: termasuk Telegram, TikTok, Facebook, hingga Instagram.

  • Mengambil alih kontrol perangkat: dari SMS, panggilan telepon, hingga data pribadi.

  • Mengganti dompet kripto: dompet digital kamu bisa diganti secara diam-diam oleh hacker.

  • Mengirimkan link palsu dan memantau aktivitas browsing.

  • Mengaktifkan layanan SMS premium: artinya pulsa kamu bisa terkuras tanpa sadar!

  • Mengunduh malware tambahan dan menutup akses jaringan agar kamu tidak bisa melaporkan.

Lebih parahnya lagi, sistem ini bekerja tanpa bisa terdeteksi oleh sebagian besar aplikasi antivirus biasa.

Sudah Ada Korban, Hacker Dapat Kripto Ratusan Ribu Dolar

Berdasarkan analisis sumber terbuka, Kaspersky memperkirakan para hacker yang menggunakan varian Trojan Triada ini sudah mengumpulkan aset kripto senilai lebih dari 270 ribu dolar AS atau sekitar Rp4,2 miliar.

Dan itu baru dari kripto yang bisa dilacak, seperti Bitcoin dan Ethereum. Kaspersky menduga jumlah sebenarnya bisa jauh lebih besar karena ada koin anonim seperti Monero yang tidak bisa dideteksi secara publik.

Siapa Saja yang Jadi Target? Termasuk Indonesia!

Menurut catatan Kaspersky, hingga saat ini malware Trojan Triada ini sudah menyerang lebih dari 2.600 pengguna Android di seluruh dunia. Negara yang paling banyak terdampak antara lain:

  • Rusia

  • Brasil

  • Kazakhstan

  • Jerman

  • Indonesia

Artinya, pengguna Android di Tanah Air juga jadi target empuk malware ini. Terutama mereka yang membeli perangkat dari pengecer tidak resmi atau ponsel Android palsu.

Kenapa Malware Ini Lebih Ganas dari Biasanya?

Tidak seperti malware biasa yang masuk lewat aplikasi atau unduhan file, Triada varian baru ini sudah menyatu dalam sistem—bahkan sebelum kamu pertama kali menyalakan perangkatmu!

Ia bukan cuma malware biasa, tapi malware sistemik, yang bisa:

  • Menghindari deteksi antivirus

  • Bekerja diam-diam di balik sistem operasi

  • Menjalankan instruksi hacker dari jarak jauh

Ini tentu membuatnya lebih sulit dibersihkan, bahkan dengan reset pabrik.

Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Berikut beberapa tips agar kamu tetap aman dari ancaman malware Trojan Triada:

  1. Beli perangkat dari toko resmi dan tepercaya. Hindari membeli ponsel Android dari pengecer tidak sah atau yang menawarkan harga jauh di bawah pasaran.

  2. Periksa review dan reputasi perangkat sebelum beli.

  3. Jangan instal aplikasi dari sumber tidak dikenal.

  4. Gunakan antivirus premium yang terpercaya.

  5. Waspadai tanda-tanda aneh di ponsel: seperti SMS keluar sendiri, pulsa hilang tiba-tiba, atau akun media sosial dibajak.

Jangan Asal Pilih Android Murah!

Kasus terbaru malware Trojan Triada ini jadi peringatan serius buat kamu pengguna Android.

Jangan tergoda ponsel murah tanpa kejelasan asal-usul. Meskipun terlihat menguntungkan, bisa jadi kamu malah “membeli masalah” dalam bentuk malware canggih yang tertanam di sistem.

Selalu cek reputasi penjual, pilih perangkat dari brand dan toko resmi, dan pastikan sistem keamanan di ponsel kamu aktif dan terupdate.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: