Mitos Larangan Memakai Baju Hijau di Pantai Selatan, Benarkah Berbahaya?

Mitos Larangan Memakai Baju Hijau di Pantai Selatan, Benarkah Berbahaya?

Ilustrasi pantai selatan-Pixabay-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Indonesia dikenal sebagai negeri yang kaya akan budaya dan mitos.

Salah satu yang paling populer adalah larangan memakai baju hijau di Pantai Selatan, khususnya di kawasan pantai yang dipercaya sebagai wilayah kekuasaan Nyi Roro Kidul, penguasa laut selatan.

Menurut cerita turun-temurun, warna hijau dianggap sebagai warna keramat yang identik dengan busana Nyi Roro Kidul.

Konon, orang yang mengenakan pakaian hijau di pantai selatan berisiko "dipanggil" oleh sang penguasa laut untuk ikut ke kediamannya di dasar samudra.

Asal Usul Mitos

Mitos ini berkembang kuat di wilayah pesisir selatan Jawa, terutama di Pantai Parangtritis (Yogyakarta) dan Pantai Pelabuhan Ratu (Sukabumi).

Cerita rakyat menyebutkan, warna hijau merupakan simbol keanggunan sekaligus kesakralan Nyi Roro Kidul.

BACA JUGA:Prediksi Big Match BRI Super League Persib vs Persebaya: Adu Gengsi di GBLA

BACA JUGA:Hong Kong Open 2025: Adnan/Indah Melaju ke Perempat Final Usai Singkirkan Unggulan Thailand

Karena itu, mengenakan baju hijau di pantai dianggap sebagai bentuk "tantangan" atau penghinaan.

Pandangan Budaya dan Spiritual

Bagi masyarakat Jawa, mitos ini bukan sekadar cerita mistis, melainkan bentuk kearifan lokal untuk menghormati alam dan penguasa gaib yang diyakini menjaga lautan.

Sebagian spiritualis meyakini bahwa larangan tersebut berkaitan dengan keselamatan, karena warna hijau dapat membuat orang yang hanyut lebih sulit terlihat oleh tim penyelamat di tengah gulungan ombak.

Antara Mitos dan Fakta

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: