Tsubasa Bawa Jepang ke Piala Dunia?

Tsubasa Bawa Jepang ke Piala Dunia?

Akankah Jepang berhasil Juara Piala Dunia tahun ini seperti yang dilakukan Tsubasa --

Radarpena.co.id - Sport Jepang saat ini resmi menjadi powerhouse Asia di Piala Dunia.

Pencapaian luar biasa dari negeri sakura ini tentu bukan keberuntungan semata.

8 Piala Dunia berturut-turut dan Ranking FIFA ke-18 tertinggi Asia sudah berbicara.

Hal yang menarik adalah aspek politik dan kultural dinilai sangat berperan dalam transformasi sepak bola Jepang 30 tahun terakhir.

 

Beberapa Performa Jepang di Piala Dunia yang jadi Sorotan

  • Timnas Sepak Bola Jepang menjadi perwakilan Asia dengan kans terbesar lolos Babak Penyisihan.
  • Keberhasilan Timnas Jepang libas Tunisia 4-0 dan hanya perlu seri di pertandingan terakhir.
  • Penampilan Timnas Jepang memang sudah tidak perlu diragukan:
    - Konsisten tampoil di 8 Piala Dunia berturut-turut
    - Ranking FIFA meroket di 30 tahun terakhir dan kini ke-18 (tertinggi di Asia)

BACA JUGA:Bosan Gaya Klasik? Intip Tren Foto Prewed Tokusatsu ala Jepang yang Lagi Hits, Kreatif dan Anti-Mainstream!

Aspek Profesional dan Administratif yang mempengaruhi Jepang ber-prestasi di Piala Dunia 

  • 1990: JFA kirim "intel" ke Italia untuk analisis Piala Dunia.
  • 1993: J-League lahir, hasil akhirnya adalah Blueprint untuk kejar ketertinggalan dari Eropa.
  • 2005: Deklarasi JFA menjadi awal filosofi "Japans Way" juara dunia 2050.
  • Akademi diisi coach world class: Hasil akhirnya tempa talenta sejak umur 10 tahun.
  • Kantor permanen JFA di Eropa menjadi jembatan ke liga elite dunia.

 

Aspek Kultural dan Sosial yang mempengaruhi Jepang Konsisten di Piala Dunia

- Reformasi sepak bola Jepang berbarengan dengan popularitas anime "Tsubasa"

- Menumbuhkan generasi pecinta bola, padahal sebelum 1980 kurang populer.

- Perpaduan kultur Disiplin: Menjadi media transformasi sepak bola tercepat Asia.

BACA JUGA:Hasil Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bersama Jepang dan Qatar

Selain Aspek diatas, Persaingan antara Jepang dan Tiongkok juga menjadi salah satu faktor pemicu.

  • Sama-sama jago dalam olahraga, Tiongkok mendominasi banyak cabor (model generalis)
  • Jepang justru lebih memilih sedikit cabor tapi bisa fenomenal (model spesialis)

Itulah aspek-aspek yang mendukung Jepang bisa berprestasi di Piala Dunia hingga saat ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait