Jorge Martin Tercepat di FP2 GP Amerika, Bezzecchi Pimpin Top Speed

Jorge Martin Tercepat di FP2 GP Amerika, Bezzecchi Pimpin Top Speed

Jorge Martin (2), Image: @89jorgemartin / Instagram--

radarpena.co.id - Sesi Final Practice (FP2) MotoGP 2026 di Circuit of the Americas (COTA), Austin, menunjukkan persaingan sengit menjelang kualifikasi. Jorge Martin dari tim Aprilia Racing mencatat waktu terbaik di FP2 dengan 2 menit 01,563 detik, menempatkannya di puncak daftar latihan terakhir sebelum menentukan grid balapan. Di belakangnya, Marc Marquez dari Ducati Lenovo hanya terpaut 0,151 detik, sementara rekan setimnya Francesco Bagnaia berada di posisi ketiga dengan selisih 0,200 detik.

Meskipun tercepat secara keseluruhan, top speed tertinggi justru dicatat oleh Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing, mencapai 352 km/jam. Catatan ini menegaskan kekuatan Aprilia dalam hal akselerasi di lintasan lurus, meskipun Bezzecchi hanya berada di posisi keempat FP2 dengan waktu 2 menit 01,789 detik. Sesi ini juga menampilkan kecepatan tinggi dari Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati) dan Pedro Acosta (Red Bull KTM), yang masing-masing menempati posisi kelima dan keenam.

Kondisi Lintasan dan Pilihan Ban

FP2 berlangsung di bawah kondisi cuaca mendung dan suhu cukup sejuk, memaksa sebagian besar pembalap menggunakan ban soft untuk mendapatkan traksi maksimal. Beberapa pembalap, termasuk Bezzecchi, Johann Zarco, Pedro Acosta, dan Luca Marini, memilih ban medium di bagian belakang untuk mengimbangi performa motor pada putaran panjang.

Sesi ini juga menyajikan drama kecil di lintasan. Ai Ogura, yang menjadi pembalap Aprilia tercepat pada hari Jumat, sempat terjatuh di tikungan terakhir pertengahan sesi. Selain itu, beberapa pembalap seperti Alex Marquez, Bezzecchi, dan Diogo Moreira juga mengalami crash ringan, namun semuanya kembali ke lintasan untuk menyelesaikan latihan.

Tren dan Strategi Menjelang Kualifikasi

Data FP2 menunjukkan tren menarik menjelang kualifikasi. Marc Marquez menggunakan aero baru ala Aprilia pada bagian belakang motor Ducati-nya, yang membantunya mencatat waktu terbaik kedua meski sempat khawatir akibat kecelakaan besar di FP1. Jorge Martin, dengan kombinasi ban medium depan dan soft belakang, berhasil menyeimbangkan kecepatan di tikungan dan akselerasi di lintasan lurus, sehingga menempatkannya tercepat di FP2.

Sementara itu, beberapa nama besar seperti Fabio Quartararo, Jack Miller, dan Alex Rins terlihat tertinggal jauh dari puncak waktu, menandakan mereka harus melakukan penyesuaian sebelum sesi kualifikasi. Fakta ini membuat persaingan grid start untuk balapan utama di COTA 2026 semakin menarik, terutama karena performa FP2 tidak selalu menjamin pole position di kualifikasi.

Penutup

FP2 di COTA menegaskan bahwa Jorge Martin memiliki kecepatan impresif dan mampu menantang para favorit Ducati. Sementara Bezzecchi menunjukkan kekuatan mesin Aprilia dengan top speed tertinggi, memberikan sinyal bahwa balapan di Austin nanti akan dipenuhi pertarungan sengit di lintasan lurus maupun tikungan. Hasil FP2 ini menjadi acuan penting bagi tim dan pembalap untuk menyesuaikan strategi jelang kualifikasi dan balapan utama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: