Real Madrid Tumbang di Kandang dan Gagal Kejar Barcelona

Real Madrid Tumbang di Kandang dan Gagal Kejar Barcelona

Real Madrid gagal pangkas jarak dengan Barcelona setelah tumbang 0-1 dari Getafe.-Foto:IG@realmadrid-

Radarpena.co.id - Langkah Real Madrid untuk mendekati puncak klasemen La Liga harus terhenti secara dramatis. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Santiago Bernabeu pada Senin waktu setempat, Los Blancos justru menelan kekalahan tipis 0-1 dari tim tamu, Getafe. Hasil negatif ini menjadi kekalahan kedua beruntun bagi klub ibu kota tersebut di kompetisi domestik.

Kekalahan ini sekaligus membuang peluang emas bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti untuk memangkas selisih empat poin dari Barcelona yang masih kokoh di posisi pertama. Padahal, di atas kertas, Madrid jauh lebih diunggulkan mengingat Getafe selalu menelan kekalahan dalam delapan pertemuan terakhir mereka di liga.

Sejak peluit awal dibunyikan, Madrid sebenarnya tampil dominan dan langsung mengurung pertahanan lawan. Vinicius Junior nyaris mencatatkan nama di papan skor, namun kiper Getafe, David Soria, tampil gemilang mementahkan peluang emas tersebut. Tak lama berselang, giliran sepakan Arda Guler yang harus dipatahkan oleh kesigapan Soria di bawah mistar gawang.

Meski menguasai aliran bola, barisan depan Madrid tampak tumpul dan kurang kreatif dalam membongkar pertahanan rapat tamu. Petaka justru datang bagi tuan rumah enam menit sebelum turun minum. Bermula dari sapuan bola yang kurang sempurna, Martin Satriano melepaskan tendangan voli keras dari jarak 20 meter yang menghujam telak ke langit-langit gawang Madrid.

Memasuki babak kedua, Madrid terus menggempur pertahanan Getafe demi mencari gol penyeimbang. Antonio Rudiger dan Rodrygo sempat memberikan ancaman nyata, namun solidnya koordinasi lini belakang Getafe membuat setiap serangan Madrid menemui jalan buntu. Soria pun terus menunjukkan performa kelas dunia dengan rentetan penyelamatan krusialnya.

Tensi pertandingan semakin memanas di masa injury time. Real Madrid harus bermain dengan sepuluh orang setelah Franco Mastantuono menerima kartu merah akibat melakukan protes keras kepada wasit. Meski pemain Getafe, Adrian Liso, juga diusir keluar lapangan semenit kemudian, waktu yang tersisa tidak cukup bagi Madrid untuk menghindari kekalahan bersejarah ini.

Kemenangan ini menjadi momen emosional bagi Getafe karena merupakan raihan poin penuh pertama mereka di Bernabeu sejak tahun 2008. Tambahan tiga poin ini membuat posisi mereka melonjak ke peringkat sebelas klasemen sementara, sekaligus menjauh dari ancaman zona degradasi dengan selisih delapan poin.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait