Doa Meluluhkan Hati dan Membuat Orang yang Kita Cintai Mencintai Kita Menurut Islam

Doa Meluluhkan Hati dan Membuat Orang yang Kita Cintai Mencintai Kita Menurut Islam

Amalan dan doa yang dapat membantu mengubah takdir menjadi lebih baik --iStock

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Dalam Islam, cinta adalah fitrah, tetapi cara menyampaikannya harus sesuai dengan ajaran agama. Salah satu upaya mendekatkan hati adalah melalui doa, karena hanya Allah SWT yang berkuasa membolak-balikkan hati manusia.

Karena pada dasarnya, setiap orang pasti pernah merasakan jatuh cinta. Namun, tak jarang perasaan cinta datang tanpa kepastian, bahkan sering kali bertepuk sebelah tangan. 

Untuk itu, simak kumpulan doa agar orang yang kita cintai mencintai kita, doa meluluhkan hati seseorang, dan panduan mencintai seseorang menurut Islam agar hubungan lebih berkah.

1. Doa agar Orang yang Kita Cintai Mencintai Kita

Doa ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan Abu Daud:

أَحَبَّكَ الَّذِيْ أَحْبَبْتَنِي لَهُ

Ahabbakalladziii ahbabtanii lahu

Artinya: "Semoga Allah mencintai kamu yang cinta kepadaku karenaNya."

Selain itu, ada doa khusus yang bisa dibaca:

Allahumma inni as aluka, bihaibati adhamatika, wabisatwati jalaalika antaj'ala mahabatii fii qalbi wa'an tulqil mawaddata wamahabata fii qalbihi wa aththofhu, alayya bi fadhlika yaa kariim.

BACA JUGA:

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu, berkah wibawa keagungan-Mu dan amukan keluhuran-Mu, agar engkau jadikan kecintaan di dalam hati (sebut namanya bin nama ayahnya). Dan resapkanlah kecintaan dan kasih sayang terhadapku di dalam hatinya. Dan cenderungkan ia padaku lewat anugrah-Mu. Wahai dzat yang maha mulia."

2. Doa Meluluhkan Hati Seseorang yang Kita Cintai

Jika kamu merasa sulit mendekati seseorang, bacalah doa berikut:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ فُلَاناً كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ 

Allahumma Antal 'Aziizul kabiir, wa ana 'abdukadh dho'iifudz dzaliil Alladzii laa haula walaa quwwata illa bika. Allahuma sakhkhir lii fulaan (sebut nama orang yg di maksud) kama sakhkhorta Fir'aun li Musa, wa layyin lii qolbahu kamaa layyantal hadiid li Dawud. Fainnahu laa yantiqu illa bi idznika, naa shiyatuhu fii qobdlotika, wa qolbuhuu fii yadika, Jalla tsanaa u wajhika yaa arhamar roohimiin. 

Artinya: "Ya Allah bahwasanya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Besar. Dan sesungguhnya aku ini adalah hamba-Mu yang hina lagi lemah. Ya Allah mudahkanlah bagiku urusanku, sebagaimana Engkau mudahkan bagi urusan Fir'aun kepada Musa dan lunak hati manusia bagiku sebagaimana Engkau lunakkan besi bagi Nabi Daud. Engkaulah adalah sebaik-baik pemimpin dan sebaik-baik penolong, wahai Tuhan Yang Maha Hidup, Wahai Tuhan Yang Maha Penguasa, Wahai Tuhan Yang Punya Keagungan dan Kemuliaan, perkenanlah ya Allah."

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait