10 Hal yang Membatalkan Keislaman Seorang Muslim: Waspada agar Iman Tetap Terjaga!

10 Hal yang Membatalkan Keislaman Seorang Muslim: Waspada agar Iman Tetap Terjaga!

Hal yang membatalkan keislaman seorang Muslim --freepik.com

Jika seseorang lebih percaya dan mengutamakan hukum selain syariat Allah, maka hal itu termasuk pembatal keislaman. Islam menegaskan bahwa hukum Allah adalah yang tertinggi dan mutlak.

5. Membenci Sunnah Rasulullah

Membenci ajaran Rasulullah SAW termasuk bentuk kekufuran. Allah berfirman dalam QS. Muhammad: 28 bahwa orang yang membenci petunjuk-Nya akan dihapus seluruh amalnya.

ذٰلِكَ بِاَنَّهُمُ اتَّبَعُوْا مَآ اَسْخَطَ اللّٰهَ وَكَرِهُوْا رِضْوَانَهٗ فَاَحْبَطَ اَعْمَالَهُمْࣖ ۝٢٨

Artinya: "Yang demikian itu (terjadi) karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan membenci (apa yang menimbulkan) keridaan-Nya. Oleh karena itu, Dia menghapus (pahala) amal-amal mereka." (QS. Muhammad: 28)

6. Mengejek Agama Islam

Mengejek Allah, Rasul, ayat-ayat Al-Quran, atau hukum Islam adalah dosa besar yang dapat membatalkan keimanan. Hal ini dijelaskan dalam QS. At-Taubah: 65-66 yang artinya:

"Sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka, mereka pasti akan menjawab, 'Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja.' Katakanlah, 'Apakah terhadap Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?'

Tidak perlu kamu membuat-buat alasan karena kamu telah kufur sesudah beriman. Jika Kami memaafkan sebagian dari kamu (karena telah bertobat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain), karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berbuat dosa." (QS. At-Taubah: 65-66)

7. Mempelajari dan Mempraktikkan Sihir

Sihir termasuk dosa besar dan dilarang keras dalam Islam. Dalam QS. Al-Baqarah: 102, Allah menjelaskan bahwa sihir adalah perbuatan kufur dan bisa mencelakakan diri sendiri maupun orang lain.

BACA JUGA:

8. Membantu Musuh Islam

Menjadi pendukung atau membantu orang-orang musyrik yang memusuhi Islam dapat membatalkan keimanan. Hal ini ditegaskan dalam QS. Al-Maidah: 51 yang melarang menjadikan musuh Allah sebagai sekutu.

"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai teman setia(-mu). Sebagian mereka menjadi teman setia bagi sebagian yang lain. Siapa di antara kamu yang menjadikan mereka teman setia, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim." (QS. Al-Maidah: 51)

9. Menolak Syariat Nabi Muhammad SAW

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait