10 Hal yang Membatalkan Keislaman Seorang Muslim: Waspada agar Iman Tetap Terjaga!
Hal yang membatalkan keislaman seorang Muslim --freepik.com
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Menjaga keimanan adalah kewajiban setiap Muslim. Namun, tanpa disadari, ada beberapa perbuatan yang dapat membuat seseorang keluar dari Islam.
Dalam buku Memurnikan Laa Ilaha Illallah karya Muhammad Saiq, dkk, disebutkan 10 hal yang membatalkan keislaman seorang Muslim.
Pemahaman mengenai hal yang membatalkan keislaman ini penting agar kita bisa lebih berhati-hati dalam ucapan, tindakan, serta keyakinan.
Berikut penjelasan lengkapnya yang perlu diketahui setiap umat Muslim:
1. Syirik
Syirik adalah mempersekutukan Allah dengan sesuatu selain-Nya. Ini merupakan dosa besar yang tidak diampuni jika pelakunya tidak bertobat.
Allah menegaskan dalam QS. An-Nisa: 116 bahwa orang yang berbuat syirik telah tersesat jauh.
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), tetapi Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Siapa pun yang mempersekutukan Allah sungguh telah tersesat jauh." (QS. An-Nisa:116)
BACA JUGA:
- Benarkah Perayaan Maulid Nabi Termasuk Bid'ah? Ini Penjelasan Para Ulama
- Doa agar Terhindar dari Perbuatan Zina, Amalkan Surat An-Nur Ayat 33-34
2. Menjadikan Perantara dalam Beribadah
Menggunakan benda, makhluk, atau orang tertentu sebagai perantara doa dan ibadah kepada Allah termasuk kesyirikan. Seorang Muslim wajib memohon hanya kepada Allah semata.
3. Tidak Menganggap Syirik sebagai Kesalahan
Apabila seseorang tidak menganggap orang musyrik bersalah atau bahkan membenarkan kesyirikan mereka, maka ia dapat tergolong kufur. Sebagai Muslim, kita wajib meluruskan yang batil sesuai syariat.
4. Mengutamakan Hukum Thogut daripada Syariat Allah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: