Tradisi Maulid Nabi Berbagai Negara, Merayakan Cahaya Rahmat di Penjuru Dunia

Tradisi Maulid Nabi Berbagai Negara, Merayakan Cahaya Rahmat di Penjuru Dunia

Tradisi Maulid Nabi Berbagai Negara, Merayakan Cahaya Rahmat di Penjuru Dunia--Yabiladi

Acara puncaknya disebut "Perarakan Agung", di mana puluhan ribu orang, termasuk Sultan, berbaris menyusuri kota Bandar Seri Begawan sambil melantunkan shalawat.

Para peserta mengenakan pakaian tradisional yang unik dan menarik, dan perarakan ini bahkan dinilai oleh dewan juri untuk mendapatkan penghargaan. 

Kemeriahan ini tidak hanya diikuti oleh masyarakat lokal, tetapi juga menarik perhatian turis mancanegara.

3. Mesir 

Di Mesir, Maulid Nabi dirayakan dengan sangat meriah, terutama di ibu kota Kairo. 

Jalanan kota dihiasi dengan lampu-lampu berwarna-warni, sementara musik tradisional Sufi mengiringi perayaan. 

Salah satu tradisi yang paling khas adalah parade besar di mana para pengikut tarekat Sufi, dengan pakaian khas masing-masing, berbaris sambil menampilkan zikir dan gerakan ritmis. 

Selain itu, ada tradisi pembuatan Halawet al-Moulid, manisan berbahan dasar kacang-kacangan dan biji-bijian, yang dibagikan kepada keluarga dan tetangga sebagai simbol berbagi kebahagiaan.

4. Turki

Di Turki, Maulid Nabi dikenal dengan nama Mevlid Kandili, perayaan ini cenderung lebih khidmat dan berfokus pada kegiatan spiritual. 

Umat Muslim Turki memenuhi masjid-masjid untuk berdoa bersama dan mendengarkan pembacaan karya sastra sufi yang mengisahkan kehidupan Nabi Muhammad. 

Banyak juga yang memilih untuk membaca Al-Qur'an dan shalawat di rumah mereka. Malam Maulid dianggap sebagai malam yang penuh berkah, di mana setiap doa dan ibadah memiliki nilai yang lebih besar.

BACA JUGA:5 Tradisi Unik Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia, Dari Grebeg Maulud hingga Endog-endogan

BACA JUGA:Maulid Nabi 2025 Jatuh pada 5 September, Apa Makna dan Hikmahnya Bagi Umat Islam?

5. Pakistan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait