Bolehkah Menahan Kentut saat Shalat? Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Ulama

Bolehkah Menahan Kentut saat Shalat? Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Ulama

Ilustrasi menahan kentut saat shalat --Chatgpt

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Pernah nggak kamu merasa ingin kentut saat sedang shalat? Kalau iya, kamu pasti bingung, apakah harus menahannya atau membatalkannya? 

Dalam beribadah, memahami hukum-hukum shalat itu sangat penting. Salah satunya soal menahan kentut, karena hal ini berkaitan dengan kekhusyukan dan kesempurnaan ibadah kita.

Menahan kentut saat shalat memang sering terjadi, apalagi kalau kondisinya sedang buru-buru atau baru saja makan. Namun, bagaimana sebenarnya hukumnya dalam Islam? Apakah boleh dilakukan, makruh, atau justru membatalkan salat? 

Yuk, kita bahas penjelasannya berdasarkan pendapat para ulama dan dalil shahih.

Hukum Menahan Kentut saat Shalat 

Menurut Syaikh Saleh bin Al Fauzan dalam buku Ringkasan Fiqih Islam, hukumnya makruh bagi seseorang melaksanakan shalat dalam kondisi menahan sesuatu yang membuatnya tidak nyaman. Termasuk di antaranya menahan kencing, buang air besar, rasa lapar, haus, dan menahan kentut.

BACA JUGA:

Kenapa makruh? Karena kondisi ini dapat mengganggu kekhusyukan dalam shalat. Dalam hadits riwayat Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:

لاَ صَلاَةَ بِحَضْرَةِ الطَّعَامِ وَلاَ وَهُوَ يُدَافِعُهُ الأَخْبَثَانِ

Artinya: "Tak ada shalat ketika makanan telah dihidangkan. Begitu pula tak ada salat bagi yang menahan (kencing atau buang air besar)." (HR Muslim dalam Shahih Muslim Kitab Ash-Shalat)

Dari hadits ini, para ulama menjelaskan bahwa 'tidak ada shalat' maksudnya bukan shalatnya batal, melainkan tidak sempurna. Artinya, lebih baik kamu tidak shalat dalam keadaan menahan kentut, karena bisa membuat pikiran terganggu dan ibadah kurang maksimal.

Apakah Shalat Jadi Batal Jika Menahan Kentut?

Menariknya, menurut mayoritas ulama, menahan kentut saat shalat tidak membatalkan shalat. Dalam buku Populer Tapi Keliru karya Adil Fathi Abdillah, dijelaskan bahwa hal-hal yang menghilangkan kekhusyukan shalat tidak otomatis membatalkan shalat itu sendiri.

Jadi, kalau kamu menahan kentut, shalatmu tetap sah. Namun, pahala dan kesempurnaan shalatnya bisa berkurang karena pikiran tidak fokus dan tubuh terasa tidak nyaman. Shalat seharusnya dilakukan dalam keadaan tenang dan khusyuk agar ibadahmu lebih berkualitas.

Tips agar Shalat Tetap Nyaman dan Khusyuk

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait