Doa Islam Tolak Bala Rebo Wekasan, Lindungi Diri dari Bencana

Doa Islam Tolak Bala Rebo Wekasan, Lindungi Diri dari Bencana

Amalan dan doa yang dapat membantu mengubah takdir menjadi lebih baik --iStock

Membaca doa ini di pagi dan sore hari dipercaya dapat menjadi perisai dari berbagai marabahaya, termasuk sihir, binatang buas, hingga penyakit. Kekuatan doa ini terletak pada keyakinan bahwa menyebut nama Allah akan memberikan perlindungan paripurna.

3. Doa Tolak Bala Versi Ketiga (Memohon Pertolongan dari Duka dan Kesusahan)

Doa ini merupakan permohonan yang lebih mendalam, memohon agar dihindarkan dari kesusahan dan duka cita. Doa ini juga secara spesifik memohon kepada Allah, Yang Maha Pengasih, dan Maha Penyayang untuk menolak bala.

اللّٰهُمَّ بِحَقِّ الْفَاتِحَةِ وَسِرِّ الْفَاتِحَةِ يَا فَارِجَ الْهَمِّ وَيَاكَاشِفَ الْغَمِّ، يَامَنْ لِعِبَادِهِ يَغْفِرُوَيَرْحَمُ، يَادَافِعَ الْبَلَاءِ يَا اَللّٰهُ وَيَادَافِعَ الْبَلَاءِ يَارَحْمٰنُ وَيَادَافِعَ الْبَلَاءِ يَارَحِيْمُ

• Teks Latin: Allahumma bihaqqil faatihah wasirril faatihah yaa faarijal hammi wa yaa kaasyifal ghammi, yaa man li 'ibaadihi yaghfiru wa yarham, yaa daafi'al bala-i yaa Allah, wa yaa daafi'al bala-i ya rahmaan, wa yaa daafi'al bala-i yaa rahiim.

• Artinya: "Ya Allah, dengan kebenaran Al-Fatihah, dan rahasia Al-Fatihah, lepaskan kami dari pekerjaan yang menyusahkan, hindarkan dari duka cita. Wahai Yang Maha Pengampun dan Pengasih terhadap hamba-Mu. Wahai yang menolak bala, ya Allah. Wahai yang menolak bala, Wahai Yang Pengasih. Wahai yang menolak bala, Wahai Yang Penyayang."

Doa ini mengajarkan kita untuk senantiasa memohon pertolongan dan keringanan dari segala beban hidup, yang bisa menjadi penyebab kesusahan dan duka. Dengan memohon kepada Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, seorang hamba berharap agar bala dan musibah dijauhkan dari kehidupannya.

Pada akhirnya, doa tolak bala adalah wujud dari kepasrahan dan kepercayaan seorang Muslim kepada takdir Allah. Dengan membaca doa-doa ini, kita tidak hanya memohon perlindungan fisik dari bencana, tetapi juga ketenangan batin dalam menghadapi segala cobaan hidup.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: