4 Amalan yang Akan Membuat Muslim Masuk Surga tanpa Dihisab dan Diazab
Amalan yang akan membuat Muslim masuk surga tanpa dihisab dan diazab--Foto: muslim.or.id
"Tak ada amalan bani Adam yang lebih bisa menyelamatkan seseorang dari siksa Allah selain berdzikir kepada Allah." (HR Ahmad)
BACA JUGA:
- Biar Dosa Luruh, Ini 6 Adab Berjabat Tangan dalam Islam yang Harus Umat Muslim Tahu!
- Apa Itu Birrul Walidain? Inilah Makna dan Cara Berbakti kepada Orang Tua dalam Islam
Orang-orang yang gemar berdzikir disebut al-mufarridun dalam hadits Muslim, yakni laki-laki dan perempuan yang senantiasa mengingat Allah.
Dzikir tidak hanya mendekatkan hamba kepada Allah, tetapi juga menguatkan hati dalam menghadapi ujian hidup, menjadi sebab ampunan, dan pengangkat derajat di sisi-Nya.
3. Menunaikan Salat Tepat Waktu
Salat merupakan tiang agama dan amal yang pertama kali akan dihisab di akhirat.
Diriwayatkan dari Abu 'Abdirrahman 'Abdullah bin Mas'ud RA, "Aku pernah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, 'Amal apa yang paling dicintai Allah Ta'ala?' Beliau Rasulullah SAW menjawab, 'Salat pada waktunya.' 'Lalu apa lagi', tanyaku. Beliau menjawab, 'Berbakti kepada kedua orang tua.' 'Kemudian apa lagi', tanyaku lebih lanjut. Maka beliau menjawab, 'Jihad di Jalan Allah'." (HR Bukhari dan Muslim)
Menjaga salat di awal waktu menunjukkan ketaatan, keimanan, dan kecintaan seorang hamba kepada Rabb-nya.
Amal ini, selain berat pahalanya, juga menjadi salah satu cara untuk mempercepat perjalanan menuju surga tanpa perlu melalui hisab yang panjang.
4. Tidak Meminta Ruqyah, Tidak Tathayyur, dan Bertawakal Penuh kepada Allah
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa di antara ciri-ciri orang yang masuk surga tanpa hisab adalah mereka yang tidak meminta ruqyah, tidak mempercayai tathayyur (ramalan buruk), dan senantiasa bertawakal kepada Allah SWT.
BACA JUGA:
- Panduan Menata Kamar Tidur Sesuai Ajaran Islam agar Berkah dan Hidup Lebih Tenang
- 5 Pahala Ibu Menyusui dalam Islam: Setiap Tetes ASI Bernilai Ibadah dan Dimuliakan Allah
"Mereka adalah orang-orang yang tidak meminta diruqyah, tidak melakukan tathayyur, dan bertawakal kepada Tuhan mereka." (HR Bukhari)
Tawakal sejati berarti menyerahkan seluruh urusan kepada Allah dengan ikhtiar yang maksimal, tanpa bergantung kepada selain-Nya. Ini menunjukkan keimanan yang sempurna dan kepercayaan total kepada kekuasaan Allah.
Semoga kita termasuk golongan yang mendapatkan rahmat-Nya dan memasuki surga-Nya tanpa dihisab dan diazab. Aamiin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: