5 Pahala Ibu Menyusui dalam Islam: Setiap Tetes ASI Bernilai Ibadah dan Dimuliakan Allah
Ilustrasi ibu menyusui --
Imam Ali bin Abi Thalib menyebutkan bahwa tidak ada susu yang lebih bermanfaat untuk bayi selain dari ibunya sendiri.
Menjadi ibu yang bermanfaat artinya juga menjadi manusia terbaik, sebagaimana sabda Rasulullah: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (H.R. Bukhari)
Memberikan ASI adalah bentuk manfaat langsung untuk anak, baik secara fisik, emosional, maupun spiritual.
5. Dimuliakan oleh Allah dan Dicintai Anak
Al-Quran surah Luqman ayat 14 menyebut perjuangan ibu dalam mengandung dan menyusui selama dua tahun sebagai alasan utama untuk disyukuri dan dimuliakan.
وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَٰلُهُۥ فِى عَامَيْنِ أَنِ ٱشْكُرْ لِى وَلِوَٰلِدَيْكَ إِلَىَّ ٱلْمَصِيرُ
"Wa waṣṣainal-insāna biwālidaīh, ḥamalat-hu ummuhụ wahnan 'alā wahniw wa fiṣāluhụ fī 'āmaini anisykur lī wa liwālidaīk, ilayyal-maṣīr."
Artinya: "Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam 2 tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu."
Allah memerintahkan anak untuk bersyukur kepada orang tua, terutama ibu, yang telah memberikan segalanya sejak awal kehidupan. Seorang ibu yang menyusui dengan ikhlas akan mendapatkan cinta dan balasan kebaikan dari anaknya kelak.
Maka, bagi setiap ibu yang sedang menyusui, kuatkan niat dan hati karena Allah telah menyiapkan balasan luar biasa atas setiap lelah dan tetes keringat yang tercurah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: