Perbandingan Skema Kredit Angsuran Ringan Tenor Panjang atau Pendek dengan Bunga Besar, Mana yang Lebih Tepat?

Perbandingan Skema Kredit Angsuran Ringan Tenor Panjang atau Pendek dengan Bunga Besar, Mana yang Lebih Tepat?

Dengan perencanaan yang matang dan pemilihan mobil bekas serta skema kredit yang tepat, cicilan Rp2 jutaan per bulan dapat membawa Anda memiliki kendaraan pribadi.--Freepik

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Skema kredit menjadi solusi keuangan yang banyak dipilih masyarakat saat membeli kendaraan, rumah, atau barang elektronik bernilai tinggi.

Namun, muncul pertanyaan yang sering membuat bingung, lebih baik memilih angsuran ringan dengan tenor panjang, atau cicilan pendek dengan bunga lebih besar?

Keduanya memiliki keunggulan dan risiko masing-masing, sehingga penting bagi calon debitur untuk memahami perbedaannya sebelum menandatangani kontrak kredit.

BACA JUGA:Mau Kredit Mobil Bekas dari Perorangan? Begini Cara Mudah dan Amannya!

BACA JUGA:Waspada Perekonomian Terancam! Angka Kredit Macet Meningkat

Tenor Panjang, Cicilan Ringan

Skema dengan tenor panjang, biasanya di atas 4 hingga 6 tahun, menawarkan angsuran bulanan yang lebih ringan. 

Ini cocok bagi konsumen yang ingin menjaga stabilitas keuangan bulanan dan memiliki banyak kebutuhan lain. 

Misalnya, untuk kredit kendaraan seharga Rp200 juta dengan bunga 7% per tahun selama 5 tahun, angsuran bulanan bisa berkisar Rp4 jutaan.

Namun, perlu diperhatikan bahwa total bunga yang dibayar selama tenor panjang akan lebih besar. 

Artinya, meski bulanan terasa ringan, beban total pembiayaan menjadi lebih tinggi.

Tenor Pendek, Bunga Besar

Sementara itu, skema cicilan pendek (1–3 tahun) memang memiliki angsuran lebih besar setiap bulannya, namun bunga yang dibayar secara keseluruhan lebih sedikit. 

Ini berarti debitur bisa menyelesaikan utangnya lebih cepat dan memiliki aset sepenuhnya dalam waktu singkat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait