Perbandingan Skema Kredit Angsuran Ringan Tenor Panjang atau Pendek dengan Bunga Besar, Mana yang Lebih Tepat?

Perbandingan Skema Kredit Angsuran Ringan Tenor Panjang atau Pendek dengan Bunga Besar, Mana yang Lebih Tepat?

Dengan perencanaan yang matang dan pemilihan mobil bekas serta skema kredit yang tepat, cicilan Rp2 jutaan per bulan dapat membawa Anda memiliki kendaraan pribadi.--Freepik

Sebagai contoh, dengan harga barang dan bunga yang sama, tenor 2 tahun bisa membuat cicilan bulanan menjadi dua kali lipat, tetapi total bunga yang dibayar lebih hemat hingga puluhan juta rupiah dibanding tenor panjang. Meski begitu, risiko tekanan finansial bulanan juga lebih tinggi.

BACA JUGA:Cara Memilih Kartu Kredit sesuai Gaya Hidupmu

BACA JUGA:7 Tips Cerdas Menggunakan Kartu Kredit agar Tak Terjerat Utang Versi Anak Muda

Mana yang Lebih Tepat?

Menurut pengamat keuangan pribadi, pemilihan tenor sebaiknya disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing individu. 

"Kalau penghasilan Anda stabil dan tidak banyak tanggungan, tenor pendek bisa jadi solusi cepat lunas. Tapi kalau banyak kebutuhan rutin bulanan, tenor panjang memberi ruang napas lebih," jelas Andi Wibowo, perencana keuangan dari Finansia Consulting.

Ia juga menekankan pentingnya menghitung rasio utang terhadap pendapatan, yang idealnya tidak lebih dari 30% dari penghasilan bulanan. 

Selain itu, konsumen disarankan untuk membandingkan beberapa penawaran dari lembaga pembiayaan sebelum mengambil keputusan.

Tidak ada jawaban mutlak soal mana yang lebih baik antara tenor panjang dengan angsuran ringan atau tenor pendek dengan bunga besar

Yang terpenting adalah memastikan bahwa skema cicilan yang dipilih tidak membebani keuangan pribadi, dan sesuai dengan kemampuan bayar jangka panjang.

Diharapkan artikel ini bisa membantu untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang skema kredit agar tidak tejebak dalam hutang gagal bayar.

Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait