Libur Lebaran & Nyepi 2026 ke Bali? Cek Daftar Wilayah Rawan Konflik Hasil Pemetaan BIN

Libur Lebaran & Nyepi 2026 ke Bali? Cek Daftar Wilayah Rawan Konflik Hasil Pemetaan BIN

Danau Batur, Bali-ilustrasi-berbagai sumber

radarpena.co.id - Menjelang momen langka bertemunya rangkaian Hari Raya Nyepi dan persiapan Idul Fitri (Lebaran) 2026, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bali memperketat pengawasan.

Untuk memastikan toleransi tetap terjaga, BIN telah memetakan sejumlah titik yang dinilai rawan konflik sosial dan kriminalitas.

Bagi Anda yang berencana menghabiskan libur panjang di Pulau Dewata, memahami situasi terkini adalah kunci agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

BACA JUGA:Insiden di Tol Cipularang KM 80: Dua Pick Up Bertabrakan Usai Kendaraan Depan Patah As

Daftar Wilayah yang Masuk Radar Pengawasan

Berdasarkan hasil pemetaan intelijen, terdapat tiga wilayah utama yang mendapat perhatian khusus karena potensi kerawanan gesekan antarwarga:

  • Kabupaten Jembrana
  • Kabupaten Buleleng
  • Kota Denpasar

Teddy M. Budiman, Kepala Bagian Operasi Binda Bali, menjelaskan bahwa potensi konflik di wilayah tersebut umumnya dipicu oleh kesalahpahaman terkait aktivitas masyarakat non-Hindu saat pelaksanaan Nyepi.

"Kami telah menindaklanjuti kesepakatan antara Pemprov, FKUB, serta tokoh lintas agama untuk memastikan langkah pencegahan (lidpangal) berjalan maksimal," ujar Teddy dalam Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Sosial di Denpasar, Senin (16/03/2026).

BACA JUGA:Tak Punya Izin, Lapangan Padel di Jagakarsa Disegel Pemkot Jaksel

3 Ancaman Utama yang Diwaspadai

Selain gesekan sosial, Binda Bali juga menyoroti beberapa faktor risiko yang bisa mengganggu stabilitas keamanan:

Isu SARA di Media Sosial: Ditemukan munculnya narasi negatif dan konten provokatif yang berpotensi memicu keresahan. BIN telah melakukan respons cepat terhadap akun penyebar hoaks.

Lonjakan Kriminalitas: Meningkatnya arus mudik dan mobilitas wisatawan berpotensi memicu kemacetan yang sering kali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan jalanan.

Kelompok Intoleran: Personel intelijen diterjunkan secara tertutup untuk memantau kelompok-kelompok yang menunjukkan indikasi sikap intoleransi.

BACA JUGA:Keras! Verstappen Kritik Regulasi F1 2026, Sebut Balapan Seperti Mario Kart

Upaya Menjaga Harmoni: Nyepi dan Malam Takbiran

Mengingat jadwal Nyepi 2026 (19 Maret) berdekatan dengan persiapan Idul Fitri, tantangan terbesar adalah menyelaraskan kekhusyukan umat Hindu dengan kegiatan menyambut Lebaran, seperti malam takbiran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: