Fadia Arafiq Ngaku Ditangkap KPK Bersama Ahmad Luthfi, Sang Gubernur: Info dari Mana?
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi--Pemprov Jateng
radarpena.co.id - Skandal Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, semakin memanas.
Bukan hanya soal kasus korupsinya, publik kini digegerkan oleh perbedaan pernyataan antara Fadia dan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, terkait detik-detik penangkapan tersebut.
Fadia mengklaim sang Gubernur ada di lokasi saat dirinya diciduk, namun Ahmad Luthfi memberikan bantahan keras. Apa yang sebenarnya terjadi?
BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Tembus US$ 81! Apakah Harga BBM Bakal Naik? Ini Jawaban Menteri Bahlil
Pernyataan Mengejutkan Fadia Arafiq di Gedung Merah Putih
Rabu (4/3/2026), saat tampil di depan publik dengan rompi oranye tahanan KPK, Fadia Arafiq melontarkan pernyataan yang memicu tanda tanya besar. Ia mengaku bahwa saat tim penyidik KPK datang menggerebek rumahnya di Semarang, ia tidak sedang sendirian.
"Saat penangkapan, mereka menggerebek ke rumah, saya sedang sama Pak Gubernur Jawa Tengah," ujar Fadia di hadapan awak media.
Klaim ini langsung menjadi bola liar, menyeret nama Ahmad Luthfi ke dalam pusaran isu OTT ketujuh KPK sepanjang tahun 2026 tersebut.
Reaksi Ahmad Luthfi: "Saya Tidak Tahu!"
Mendengar namanya disebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi segera memberikan klarifikasi tegas. Saat ditemui di Jakarta pada hari yang sama, ia membantah terlibat atau berada di lokasi penangkapan.
BACA JUGA:Terungkap Hasil Lab BPOM & Penyebab Medis Siswa MIN 2 Ketahun Meninggal Usai Menu MBG
Bantahan Lokasi: Luthfi menegaskan tidak bersama Fadia saat OTT berlangsung.
Respon Singkat: "Enggak. Info dari mana? Ditangkapnya di mana pun kami juga enggak tahu," tegasnya saat dikonfirmasi.
Perbedaan kesaksian ini menciptakan "drama" baru di tengah proses hukum yang sedang berjalan, membuat publik menunggu bukti CCTV atau keterangan resmi dari pihak KPK.
BACA JUGA:Camat Bekasi Barat Pastikan 15 Kafe di Pasar Bintara Ditutup, Tegaskan Penegakan Maklumat Wali Kota
Detail OTT KPK: Dugaan Korupsi Outsourcing di Pekalongan
Terlepas dari drama penangkapan, KPK mengungkap bahwa operasi ini berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan tenaga alih daya (outsourcing) di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: