Pesepeda 60 Tahun Tewas Saat Berolahraga di Kanal Banjir Timur

Pesepeda 60 Tahun Tewas Saat Berolahraga di Kanal Banjir Timur

Ilustrasi penemuan mayat-Istimewa-

Radarpena.co.id - Seorang pesepeda lanjut usia meninggal dunia saat mengikuti kegiatan gowes bersama komunitasnya di kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis pagi. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban tengah beraktivitas bersama sejumlah rekannya di jalur yang memang kerap digunakan warga untuk berolahraga.

Korban diketahui berinisial T (60), warga Panca Warga, Jatinegara. Saat kejadian, ia sedang bersepeda bersama rombongan sebelum akhirnya dilaporkan terjatuh dan tak sadarkan diri.

"Korban diketahui berinisial T (60), warga Panca Warga, Jatinegara. Korban sedang bersepeda bersama rekan-rekannya dan mereka langsung meminta bantuan," kata Komandan Regu Satpol PP Duren Sawit, Bahrul di lokasi kejadian, Jakarta Timur, Kamis.

Bahrul menjelaskan, saat itu petugas Satpol PP tengah melakukan patroli rutin di sepanjang jalur KBT. Namun, patroli tersebut mendadak berubah menjadi upaya penanganan darurat setelah adanya laporan dari pesepeda lain terkait seorang anggota komunitas yang tergeletak.

"Jadi pada saat kita patroli, kami ingin menertibkan ada pelanggaran di jalur KBT, ternyata ada warga yang meninggal dan diketahui yang meninggal ini tim gowes, jadi rekan-rekannya manggil kita minta pertolongan," jelas Bahrul.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, korban sempat berhenti dan duduk sebelum kemudian terjatuh. Rekan-rekannya yang menyadari kondisi tersebut langsung berinisiatif mencari bantuan ke petugas terdekat.

Hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya T masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. Dari pengamatan awal di lokasi, ditemukan adanya luka pada bagian pelipis korban yang diduga akibat benturan saat terjatuh.

"Penyebab kita belum tahu karena itu nanti pihak kepolisian. Kalau dilihat dari jenazah ada luka di pelipis kemungkinan kata rekan-rekannya lagi duduk terus jatuh," ucap Bahrul.

Usai kejadian, petugas langsung melakukan pengamanan area untuk memudahkan proses evakuasi dan penyelidikan. Koordinasi dengan aparat kepolisian juga dilakukan guna memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.

Tak lama berselang, ambulans milik keluarga korban tiba di lokasi untuk membawa jenazah. Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar sekaligus pengingat agar masyarakat, khususnya lansia, memperhatikan kondisi fisik sebelum melakukan aktivitas olahraga berat di ruang terbuka.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: