Jejak Pengabdian Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Muda Klaten yang Berpulang di Usia 34 Tahun

Jejak Pengabdian Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Muda Klaten yang Berpulang di Usia 34 Tahun

Mengenang sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten yang tutup usia di umur 34 tahun.-Foto:[email protected]

Radarpena.id – Kabupaten Klaten kehilangan salah satu putra terbaik sekaligus pemimpin mudanya, Benny Indra Ardhianto. Wakil Bupati yang baru menjabat untuk periode 2025-2029 ini mengembuskan napas terakhir di RSUP Dr Kariadi, Semarang, pada Sabtu 7 Februari 2026. Kepergiannya di usia yang baru menginjak 34 tahun meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat dan jajaran pemerintahan.

Meski berita duka ini tersiar sejak kemarin, suasana kehilangan masih sangat terasa di Klaten. Unggahan terakhir di akun Instagram pribadinya, @bennyindra.a, kini menjadi tempat bagi warga untuk menumpahkan rasa belasungkawa. Banyak masyarakat yang seolah tidak percaya bahwa tokoh muda energik ini telah tiada.

Mendiang Benny Indra mulai menjalani perawatan di RSUP Dr Kariadi sejak 29 Januari lalu sebelum akhirnya dinyatakan wafat pada pukul 11.00 WIB kemarin. Plt Sekda Klaten, Joko Purwanto, menyebutkan bahwa kepergian sang Wakil Bupati merupakan kehilangan besar bagi akselerasi pembangunan di wilayah tersebut.

Sosok Intelektual dan Sederhana 

Benny Indra Ardhianto bukan sekadar politikus muda. Ia merupakan sosok terpelajar dengan gelar Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Sebelum berpulang, ia bahkan dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Keluarga Alumni UGM (Kagama) Klaten periode 2025-2030. Sinerginya bersama Bupati Hamenang Wajar Ismoyo awalnya diproyeksikan untuk membawa perubahan segar bagi Klaten melalui kepemimpinan anak muda.

Selain cerdas, Benny juga dikenal sebagai pejabat yang bersahaja. Berdasarkan laporan LHKPN terakhirnya, ia hanya memiliki total kekayaan sebesar Rp 1,43 miliar. Angka ini menunjukkan sisi kesederhanaan almarhum yang lebih fokus pada pengabdian daripada menumpuk materi selama menjabat sebagai kepala daerah.

Kini, meskipun kursi Wakil Bupati Klaten kosong, visi dan semangat persatuan yang sering Benny sampaikan semasa hidup akan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda di Jawa Tengah. Selamat jalan, Mas Benny.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: