Niat Tolong Pemotor Terjebak Banjir, Siswa SMK di Tegal Hilang Terseret Arus Deras Gunung Slamet
Pelajar SMK di Tegal hilang terseret banjir bandang saat menolong pemotor di Bojong. Tim SAR gabungan masih lakukan pencarian terhadap korban Ajun Arman Permadi.-Foto:Tangkapan Layar YouTube-
Radarpena.id – Aksi heroik seorang pelajar SMK di Kabupaten Tegal berakhir tragis. Ajun Arman Permadi, siswa SMK Al Yaman, dilaporkan hilang setelah terseret banjir bandang yang menerjang Jalan Raya Bojong, Rabu 4 Februari 2026 sore. Ironisnya, korban hanyut saat sedang berupaya menyelamatkan seorang pengendara motor yang terjebak di tengah kepungan air.
Peristiwa memilukan ini terekam dalam sebuah video yang kini viral di media sosial. Kejadian bermula saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan lereng Gunung Slamet sejak siang hari. Sekitar pukul 16.20 WIB, arus banjir yang membawa material dari hulu menerjang jalan raya dan menjebak sejumlah pengendara, termasuk seorang pemotor di depan sebuah warung bakso.
Rekan korban, Esa Aditiya, menceritakan detik-detik mencekam saat Ajun berusaha membelokkan motor milik warga tersebut ke tepi jalan. Namun, hantaman arus yang terlalu kuat membuat keseimbangan Ajun goyah hingga ia terjatuh. Seketika, tubuh remaja asal Desa Kreman ini terseret arus deras dan menghilang dari pandangan rekan-rekannya.
"Saya lihat Ajun mau belokkan motor tapi jatuh. Motornya lepas dan dia langsung hanyut. Saya sempat mencoba mendekat untuk menolong, tapi arus terlalu deras dan dia sudah terbawa jauh," ungkap Esa dengan nada terpukul.
Camat Bojong, Mochamad Dhomiri, mengonfirmasi bahwa tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan warga telah dikerahkan ke lokasi. Meski petugas telah berhasil menemukan sepeda motor yang sebelumnya ditolong korban tak jauh dari lokasi kejadian, keberadaan Ajun masih menjadi misteri.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung menyisir aliran sungai dan drainase di sekitar lereng Gunung Slamet. Tim SAR gabungan memperluas radius pencarian seiring dengan cuaca yang masih fluktuatif di wilayah Tegal. Warga diminta tetap waspada mengingat potensi banjir susulan masih tinggi di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: